Serunya Edukasi PHBS di SDN 06 Gempolsewu: KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Eksperimen Kuman hingga Main TikTok
Kegiatan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat SD Negeri 06 Gempolsewu
KENDAL – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152 sukses menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa kelas IV SD Negeri 06 Gempolsewu pada Rabu (5/8/2026) lalu. Edukasi ini dirancang agar interaktif dan menyenangkan guna menanamkan kesadaran menjaga kebersihan diri sejak usia dini.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan mengusung konsep pembelajaran yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat memahami dan mempraktikkan secara langsung perilaku hidup bersih dan sehat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh tim KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152. Pada sesi ini, siswa diajak untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan serta diperkenalkan dengan tujuan dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa. Pembahasan meliputi pengertian PHBS, pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, serta kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri.
Salah satu materi utama yang diberikan adalah mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas yang memungkinkan tangan terkena kotoran maupun kuman.
Untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan memberikan pengalaman secara langsung, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan eksperimen sederhana mengenai kuman dan sabun. Dalam eksperimen tersebut, siswa dapat melihat secara visual bagaimana kuman seolah-olah menghindar ketika sabun diberikan. Eksperimen ini menjadi media pembelajaran yang menarik untuk menggambarkan pentingnya penggunaan sabun dalam mencuci tangan.
Setelah eksperimen, suasana pembelajaran dibuat semakin menyenangkan melalui kegiatan bernyanyi bersama mengenai langkah-langkah mencuci tangan. Melalui lagu dan gerakan, siswa diajak untuk mengingat setiap tahapan mencuci tangan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.
Kegiatan selanjutnya adalah praktik mencuci tangan secara langsung. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang telah dipelajari sebelumnya. Tim KKN memberikan arahan dan memastikan siswa memahami serta mampu melakukan tahapan mencuci tangan dengan baik dan benar.
Setelah seluruh rangkaian pembelajaran dan praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi dan penyampaian kesimpulan. Salah satu siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan kembali kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari pada hari tersebut. Sesi ini menjadi bentuk evaluasi sederhana untuk melihat pemahaman siswa sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk berani menyampaikan pengetahuan yang telah diperoleh.
Sebagai penutup yang lebih dekat dengan dunia anak-anak, kegiatan kemudian diakhiri dengan pembuatan konten TikTok bersama siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus menciptakan suasana kebersamaan yang menyenangkan antara siswa dan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan tersebut, pesan mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang kreatif dan relevan dengan kehidupan generasi muda.
Pelaksanaan sosialisasi PHBS berlangsung dengan baik dan mendapatkan antusiasme dari siswa kelas IV SD Negeri 06 Gempolsewu. Siswa menunjukkan ketertarikan selama penyampaian materi, aktif mengikuti eksperimen, bernyanyi bersama, serta berpartisipasi dalam praktik mencuci tangan.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama sosialisasi saja, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun merupakan bentuk kecil dari kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152 berupaya menanamkan pesan bahwa hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, dan kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting bagi masa depan.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi euforia sesaat. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan yang harus terus dipupuk, agar menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak di Gempolsewu.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Serunya Edukasi PHBS di SDN 06 Gempolsewu: KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Eksperimen Kuman hingga Main TikTok
SABTU, 8 AGUSTUS 2026
KENDAL – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152 sukses menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa kelas IV SD Negeri 06 Gempolsewu pada Rabu (5/8/2026) lalu. Edukasi ini dirancang agar interaktif dan menyenangkan guna menanamkan kesadaran menjaga kebersihan diri sejak usia dini.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan mengusung konsep pembelajaran yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat memahami dan mempraktikkan secara langsung perilaku hidup bersih dan sehat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh tim KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152. Pada sesi ini, siswa diajak untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan serta diperkenalkan dengan tujuan dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa. Pembahasan meliputi pengertian PHBS, pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, serta kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri.
Salah satu materi utama yang diberikan adalah mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas yang memungkinkan tangan terkena kotoran maupun kuman.
Untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan memberikan pengalaman secara langsung, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan eksperimen sederhana mengenai kuman dan sabun. Dalam eksperimen tersebut, siswa dapat melihat secara visual bagaimana kuman seolah-olah menghindar ketika sabun diberikan. Eksperimen ini menjadi media pembelajaran yang menarik untuk menggambarkan pentingnya penggunaan sabun dalam mencuci tangan.
Setelah eksperimen, suasana pembelajaran dibuat semakin menyenangkan melalui kegiatan bernyanyi bersama mengenai langkah-langkah mencuci tangan. Melalui lagu dan gerakan, siswa diajak untuk mengingat setiap tahapan mencuci tangan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.
Kegiatan selanjutnya adalah praktik mencuci tangan secara langsung. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang telah dipelajari sebelumnya. Tim KKN memberikan arahan dan memastikan siswa memahami serta mampu melakukan tahapan mencuci tangan dengan baik dan benar.
Setelah seluruh rangkaian pembelajaran dan praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi dan penyampaian kesimpulan. Salah satu siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan kembali kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari pada hari tersebut. Sesi ini menjadi bentuk evaluasi sederhana untuk melihat pemahaman siswa sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk berani menyampaikan pengetahuan yang telah diperoleh.
Sebagai penutup yang lebih dekat dengan dunia anak-anak, kegiatan kemudian diakhiri dengan pembuatan konten TikTok bersama siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus menciptakan suasana kebersamaan yang menyenangkan antara siswa dan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan tersebut, pesan mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang kreatif dan relevan dengan kehidupan generasi muda.
Pelaksanaan sosialisasi PHBS berlangsung dengan baik dan mendapatkan antusiasme dari siswa kelas IV SD Negeri 06 Gempolsewu. Siswa menunjukkan ketertarikan selama penyampaian materi, aktif mengikuti eksperimen, bernyanyi bersama, serta berpartisipasi dalam praktik mencuci tangan.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama sosialisasi saja, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun merupakan bentuk kecil dari kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 152 berupaya menanamkan pesan bahwa hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, dan kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting bagi masa depan.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi euforia sesaat. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan yang harus terus dipupuk, agar menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak di Gempolsewu.