Palu,dnid.co.id – PT PLN Icon Plus terus mendorong penguatan kompetensi generasi muda di bidang teknologi digital. Salah satunya melalui pembekalan kompetensi dasar Fiber Optic, Smart Digitalization, dan Green Energy kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PLN Icon Plus bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.
Sebanyak 36 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 24 siswa dan 12 guru pendamping dari 12 SMK Negeri dan Swasta se-Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar Fiber Optic, Smart Digitalization, dan Green Energy.
Salah satu praktik yang diberikan adalah penyambungan jaringan Fiber Optic menggunakan perangkat kerja. Praktik tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal secara langsung proses kerja yang berkaitan dengan jaringan telekomunikasi dan teknologi digital.
Dengan pembelajaran berbasis praktik, peserta diharapkan memiliki pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi pekerjaan di lapangan. Kompetensi yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan pengembangan talenta digital menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital nasional.
“Transformasi digital membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga siap beradaptasi dengan perubahan. Melalui kolaborasi bersama dunia pendidikan, PLN Icon Plus ingin menghadirkan ruang belajar yang semakin dekat dengan kebutuhan industri sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dan mampu berkontribusi bagi ekosistem digital nasional,” ujarnya.
Selain memberikan pelatihan, PLN Icon Plus juga menyerahkan bantuan peralatan praktik Fiber Optic kepada sekolah. Peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk menunjang proses pembelajaran siswa di bidang jaringan dan telekomunikasi.
Senior Manager SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, Meyrina P. Turambi, menilai sinergi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi.
“Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat dengan institusi pendidikan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya bagi peserta pelatihan tetapi juga bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan industri di era digital,” katanya.
PLN Icon Plus sebagai bagian dari PLN Group berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan konektivitas dan ekosistem digital. Kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk memastikan perkembangan teknologi juga diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia.
Melalui program tersebut, siswa SMK di Kota Palu diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memiliki keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan industri digital yang terus berkembang.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Peduli Pelajar, Begini Dilakukan PLN Icon Plus
SENIN, 10 AGUSTUS 2026
Palu,dnid.co.id - PT PLN Icon Plus terus mendorong penguatan kompetensi generasi muda di bidang teknologi digital. Salah satunya melalui pembekalan kompetensi dasar Fiber Optic, Smart Digitalization, dan Green Energy kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PLN Icon Plus bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.
Sebanyak 36 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 24 siswa dan 12 guru pendamping dari 12 SMK Negeri dan Swasta se-Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar Fiber Optic, Smart Digitalization, dan Green Energy.
Salah satu praktik yang diberikan adalah penyambungan jaringan Fiber Optic menggunakan perangkat kerja. Praktik tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal secara langsung proses kerja yang berkaitan dengan jaringan telekomunikasi dan teknologi digital.
Dengan pembelajaran berbasis praktik, peserta diharapkan memiliki pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi pekerjaan di lapangan. Kompetensi yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan pengembangan talenta digital menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital nasional.
"Transformasi digital membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga siap beradaptasi dengan perubahan. Melalui kolaborasi bersama dunia pendidikan, PLN Icon Plus ingin menghadirkan ruang belajar yang semakin dekat dengan kebutuhan industri sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dan mampu berkontribusi bagi ekosistem digital nasional," ujarnya.
Selain memberikan pelatihan, PLN Icon Plus juga menyerahkan bantuan peralatan praktik Fiber Optic kepada sekolah. Peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk menunjang proses pembelajaran siswa di bidang jaringan dan telekomunikasi.
Senior Manager SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, Meyrina P. Turambi, menilai sinergi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi.
"Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat dengan institusi pendidikan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya bagi peserta pelatihan tetapi juga bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan industri di era digital," katanya.
PLN Icon Plus sebagai bagian dari PLN Group berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan konektivitas dan ekosistem digital. Kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk memastikan perkembangan teknologi juga diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia.
Melalui program tersebut, siswa SMK di Kota Palu diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memiliki keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan industri digital yang terus berkembang.