Peduli Kebersihan, KKN Posko 105 Kerja Bakti di Dua Musala Kendaldoyong
Mahasiswa KKN UIN Walisongo membersihkan bagian dalam Mushola Daruttaqwa di Desa Kendaldoyong. (Dok. KKN UIN Walisongo Posko 105)
DEMAK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 105 menggelar kerja bakti membersihkan dua musala di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menyasar Musala Daruttaqwa pada pagi hari dan Musala Al Waqfiyah pada sore hari.
Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan warga setempat.
Kegiatan di Musala Daruttaqwa dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Mahasiswa terlebih dahulu merapikan dan menggulung sajadah agar proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih leluasa.
Selanjutnya, mahasiswa membersihkan jaring laba-laba di sudut ruangan, dinding, serta bagian atas musala. Lantai disapu dan dipel, sementara tempat wudu dan lingkungan sekitar musala turut dibersihkan.
Pembagian tugas dilakukan secara gotong royong agar seluruh bagian musala dapat dibersihkan secara efektif. Para mahasiswa juga merapikan sejumlah perlengkapan di dalam musala sehingga ruangan menjadi lebih tertata.
Salah satu pengurus Musala Daruttaqwa, Musbihin, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.
“Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN yang sudah ikhlas dan berkenan membersihkan Musala Daruttaqwa. Alhamdulillah, sekarang musala menjadi bersih dan rapi,” ujar Musbihin.
Mahasiswa KKN Posko 105, Muhammad Aslam, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
“Semoga dengan kegiatan ini menjadi sumber pahala dan keberkahan untuk kita semua,” kata Aslam.
Bersihkan Musala Al Waqfiyah
Setelah menyelesaikan kegiatan di Musala Daruttaqwa, mahasiswa melanjutkan kerja bakti di Musala Al Waqfiyah pada pukul 16.00 WIB.
Kegiatan kembali diawali dengan merapikan perlengkapan dan menggulung sajadah. Mahasiswa kemudian membersihkan jaring laba-laba, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan jendela serta tempat wudu, dan merapikan lingkungan sekitar musala.
Sejumlah perlengkapan di dalam musala juga ditata kembali agar lebih rapi dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
Ketua RT 04 Desa Kendaldoyong mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Posko 105 dalam kegiatan tersebut.
“Berkat panjenengan semua, Musala Al Waqfiyah menjadi bersih dan rapi kembali. Terima kasih sudah memberikan bantuan dengan ikhlas. Semoga menjadi pahala untuk semuanya,” tuturnya.
Mahasiswa KKN Posko 105 menyambut apresiasi tersebut dan berharap kebersihan kedua musala dapat terus dipelihara bersama oleh masyarakat.
Kegiatan bersih-bersih tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kendaldoyong.
Melalui kegiatan tersebut, KKN UIN Walisongo Semarang Posko 105 berharap budaya menjaga kebersihan dan semangat gotong royong dapat terus diterapkan secara berkelanjutan. Dengan lingkungan musala yang terawat, masyarakat diharapkan dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Peduli Kebersihan, KKN Posko 105 Kerja Bakti di Dua Musala Kendaldoyong
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
DEMAK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 105 menggelar kerja bakti membersihkan dua musala di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menyasar Musala Daruttaqwa pada pagi hari dan Musala Al Waqfiyah pada sore hari.
Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan warga setempat.
Kegiatan di Musala Daruttaqwa dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Mahasiswa terlebih dahulu merapikan dan menggulung sajadah agar proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih leluasa.
Selanjutnya, mahasiswa membersihkan jaring laba-laba di sudut ruangan, dinding, serta bagian atas musala. Lantai disapu dan dipel, sementara tempat wudu dan lingkungan sekitar musala turut dibersihkan.
Pembagian tugas dilakukan secara gotong royong agar seluruh bagian musala dapat dibersihkan secara efektif. Para mahasiswa juga merapikan sejumlah perlengkapan di dalam musala sehingga ruangan menjadi lebih tertata.
Salah satu pengurus Musala Daruttaqwa, Musbihin, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.
“Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN yang sudah ikhlas dan berkenan membersihkan Musala Daruttaqwa. Alhamdulillah, sekarang musala menjadi bersih dan rapi,” ujar Musbihin.
Mahasiswa KKN Posko 105, Muhammad Aslam, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
“Semoga dengan kegiatan ini menjadi sumber pahala dan keberkahan untuk kita semua,” kata Aslam.
Bersihkan Musala Al Waqfiyah
Setelah menyelesaikan kegiatan di Musala Daruttaqwa, mahasiswa melanjutkan kerja bakti di Musala Al Waqfiyah pada pukul 16.00 WIB.
Kegiatan kembali diawali dengan merapikan perlengkapan dan menggulung sajadah. Mahasiswa kemudian membersihkan jaring laba-laba, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan jendela serta tempat wudu, dan merapikan lingkungan sekitar musala.
Sejumlah perlengkapan di dalam musala juga ditata kembali agar lebih rapi dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
Ketua RT 04 Desa Kendaldoyong mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Posko 105 dalam kegiatan tersebut.
“Berkat panjenengan semua, Musala Al Waqfiyah menjadi bersih dan rapi kembali. Terima kasih sudah memberikan bantuan dengan ikhlas. Semoga menjadi pahala untuk semuanya,” tuturnya.
Mahasiswa KKN Posko 105 menyambut apresiasi tersebut dan berharap kebersihan kedua musala dapat terus dipelihara bersama oleh masyarakat.
Kegiatan bersih-bersih tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kendaldoyong.
Melalui kegiatan tersebut, KKN UIN Walisongo Semarang Posko 105 berharap budaya menjaga kebersihan dan semangat gotong royong dapat terus diterapkan secara berkelanjutan. Dengan lingkungan musala yang terawat, masyarakat diharapkan dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.