KKN UIN Walisongo Edukasi Siswa SD Jatipurwo tentang Pilah dan Kelola Sampah

KENDAL — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 154 memberikan edukasi pengenalan dan pengelolaan sampah kepada siswa kelas VI SD Negeri 01 Jatipurwo, Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini. Edukasi juga diarahkan agar siswa mampu mengenali jenis sampah dan menerapkan pengelolaan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan beberapa jenis sampah, meliputi sampah organik, anorganik, residu, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat memahami karakteristik masing-masing jenis sampah beserta cara pengelolaannya.

Mahasiswa juga menekankan pentingnya memilah sampah sebelum membuangnya. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Negeri 01 Jatipurwo, Rudjijanto, S.Pd., mengapresiasi kegiatan edukasi yang diberikan mahasiswa KKN. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Program edukasi ini sangat bermanfaat dalam mengenalkan pengelolaan sampah sejak dini kepada anak-anak. Melalui pemaparan materi tentang sampah organik, anorganik, residu, hingga B3, para siswa kini memiliki wawasan baru untuk diterapkan di rumah,” ujar Rudjijanto.

Ia berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan memilah sampah, tetapi juga mendorong siswa untuk mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai guna.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya sekadar memilah sampah, tetapi juga bisa berkreasi dan memanfaatkan sampah menjadi barang daur ulang yang bernilai guna demi menjaga kebersihan lingkungan,” lanjutnya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menyimak materi serta mengikuti pembahasan mengenai jenis dan cara pengelolaan sampah.

Salah seorang siswi kelas VI, Yusfinna Nisya Aghata, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan mahasiswa KKN mudah dipahami dan memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Senang, asyik. Materi yang KKN sampaikan kami paham dan bisa diterapkan di mana saja. Kami dapat ilmu yang belum pernah dipelajari,” ungkap Yusfinna.

Kegiatan edukasi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN MIT ke-22 Posko 154 UIN Walisongo Semarang dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Melalui edukasi sejak dini, mahasiswa KKN berharap siswa SD Negeri 01 Jatipurwo tidak hanya mampu mengenali dan memilah sampah, tetapi juga terbiasa mengurangi penggunaan sampah serta memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan.

Kebiasaan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara konsisten mulai dari lingkungan sekolah dan rumah, sehingga turut mendukung terciptanya lingkungan Desa Jatipurwo yang lebih bersih dan sehat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 27 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Laura Zunaeda Friska Pranata

Editor: Arya Krida

Sumber Berita: Tim Mahasiswa KKN MIT-22 Posko 154 UIN Walisongo Semarang

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru