Warga Keluhkan Antrean SPBU Parasula, Setengah Jam Menunggu, Diduga Ada Pelangsir
Bantaeng,DNID.co .id — Tangkapan layar Keluhan warga terkait pelayanan di salah satu SPBU di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mendadak viral dalam beberapa hari belakangan.
Dalam narasi yang beredar tersebut, warga mengeluhkan adanya sebuah mobil minibus yang mengisi bahan bakar dengan durasi yang sangat lama dan diduga keluar-masuk SPBU yang sama sebanyak dua kali.
Berikut kutipan lengkap narasi warga tersebut yang beredar:
“Setengah mati kita menunggu dibelakangnya mobil ini. saya heran, apa yg diisi diatas mobil ini, sehingga lama sekali, ada sekitar setengah jam diisi. dan mobil saya yg dibelakang, belum diisi, ternyata mobil ini sudah dua kali lagi keluar masuk di SPBU ini, barkot apa yang dia pakai sehingga kerjanya keluar masuk saja di SPBU 74.92402. Parangssula Desa Bonto Jai Kecamatan Bissappu Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan.”
Pelapor juga menambahkan kekecewaannya terkait sistem barcode atau kuota BBM subsidi di SPBU tersebut. Ia menulis:
“SPBU kooocak ……….. bahkan pernah saya keberatan di SPBU ini lantaran barkot mobilku (kuotaku sebanyak Rp. 1.200.000; / satu juta dua ratus ribu perhari) habis terjual disini. saya tahu karena SPBU yg sy tempati membeli terakhir dia bilang sdh habis kuotanya. Dia yg beritahu saya waktu itu.”
Dari foto yang beredar, terlihat sebuah mobil Toyota Kijang warna silver dengan nomor polisi DD 8539 RR, sedang melakukan pengisian di salah satu dispenser SPBU.
Warga berharap pihak Pertamina Patra Niaga dan aparat terkait dapat melakukan pengawasan di SPBU tersebut, agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan konsumen lain yang antre.
Hingga berita ini diterbitkan wartawan DNID.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak terkait terkait hal tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
Bantaeng,DNID.co .id — Tangkapan layar keluhan warga terkait pelayanan di salah satu SPBU di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mendadak viral dalam beberapa hari belakangan.
Dalam narasi yang beredar tersebut, warga mengeluhkan adanya sebuah mobil minibus yang mengisi bahan bakar dengan durasi yang sangat lama dan diduga keluar-masuk SPBU yang sama sebanyak dua kali.
Berikut kutipan lengkap narasi warga tersebut yang beredar:
"Setengah mati kita menunggu dibelakangnya mobil ini. saya heran, apa yg diisi diatas mobil ini, sehingga lama sekali, ada sekitar setengah jam diisi. dan mobil saya yg dibelakang, belum diisi, ternyata mobil ini sudah dua kali lagi keluar masuk di SPBU ini, barkot apa yang dia pakai sehingga kerjanya keluar masuk saja di SPBU 74.92402. Parangssula Desa Bonto Jai Kecamatan Bissappu Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan."
Pelapor juga menambahkan kekecewaannya terkait sistem barcode atau kuota BBM subsidi di SPBU tersebut. Ia menulis:
"SPBU kooocak ........... bahkan pernah saya keberatan di SPBU ini lantaran barkot mobilku (kuotaku sebanyak Rp. 1.200.000; / satu juta dua ratus ribu perhari) habis terjual disini. saya tahu karena SPBU yg sy tempati membeli terakhir dia bilang sdh habis kuotanya. Dia yg beritahu saya waktu itu."
Dari foto yang beredar, terlihat sebuah mobil Toyota Kijang warna silver dengan nomor polisi DD 8539 RR, sedang melakukan pengisian di salah satu dispenser SPBU.
Warga berharap pihak Pertamina Patra Niaga dan aparat terkait dapat melakukan pengawasan di SPBU tersebut, agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan konsumen lain yang antre.
Hingga berita ini diterbitkan wartawan DNID.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak terkait terkait hal tersebut.