Bupati Bone Andi Asman Sulaiman Peluk Ayah Korban, Asrida Tewas saat Api Lahap Rumah di Uloe, Ini Kronologinya

 

Andi Asman Sulaiman datang menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan bantuan Rp40 juta untuk tiga keluarga terdampak. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, merenggut satu nyawa dan menyebabkan kerugian ditaksir Rp600 juta.

 

Bone, DNID.co.id – Suasana duka menyelimuti Dusun 1 Jalan Pisang, Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Di antara puing-puing rumah yang hangus terbakar, seorang ayah harus menanggung kehilangan yang begitu berat: anaknya meninggal dunia, sementara rumah tempat mereka berteduh dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat (9/10/2026) dini hari.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mendatangi lokasi kebakaran pada Sabtu (10/10/2026) pagi. Kehadirannya bukan sekadar untuk melihat sisa-sisa kebakaran, melainkan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Di atas puing-puing rumah yang hangus, Bupati berdiri di tengah suasana haru. Ia kemudian memeluk Nadi , ayah korban yang kehilangan anaknya, Asrida (29), sekaligus rumah tempat tinggalnya dalam musibah tersebut.

“Duka masyarakat Bone adalah duka pribadi saya,” ucap Andi Asman lirih.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bone itu membawa pesan bahwa pemerintah daerah berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati juga menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp40 juta untuk tiga keluarga terdampak kebakaran.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Terlebih lagi, peristiwa ini telah merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kita. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ucap Bupati.

Musibah yang menyisakan duka mendalam itu bermula pada Jumat (9/10/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA, ketika sebagian besar warga Kampung Pisang masih terlelap.

Warga pertama kali melihat titik api muncul dari bagian bawah rumah panggung milik Nadi. Api kemudian dengan cepat merambat ke dinding dan atap rumah yang terbuat dari kayu kering.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar, disertai asap tebal yang memenuhi bagian rumah, termasuk kamar di lantai atas tempat Asrida sedang tertidur.

Ayah korban sempat berteriak dan berusaha membangunkan anaknya. Namun, nahas, asap yang semakin pekat diduga membuat Asrida mengalami kesulitan bernapas hingga tidak mampu menyelamatkan diri ketika kobaran api terus membesar.

Api melahap habis rumah milik Nadi beserta satu unit sepeda motor. Kobaran kemudian menjalar ke rumah semi permanen milik Aras yang berada di sebelahnya.

Kebakaran juga merambat ke bangunan sarang burung walet dan dinding rumah milik Lambo Okarniatif, seorang purnawirawan TNI yang dikenal sebagai Koordinator Pelaku UMKM Bone.

Warga yang terbangun dan menyaksikan kobaran api berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bone menerima laporan kejadian pada pukul 02.20 WITA. Satu menit kemudian, Regu 2 UPT Damkar Ajangale dari Sektor Tellu Siattinge bersama Regu Emergency Centre langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.38 WITA. Bersama personel kepolisian dan warga setempat, tim pemadam berjibaku mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.38 WITA.

Kebakaran tersebut meninggalkan kerugian material yang tidak sedikit. Emas seberat 50 gram dan 10 karung gabah milik Aras dilaporkan hangus terbakar. Satu unit sepeda motor milik Nadi juga ludes dilalap api.

Total kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp600 juta. Namun, di balik besarnya kerugian material tersebut, kehilangan satu nyawa menjadi duka paling mendalam bagi keluarga korban dan warga setempat.

Di hadapan keluarga korban yang masih terpukul akibat musibah tersebut, Bupati Andi Asman menyampaikan dukungan moral sekaligus menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya hadir membantu masyarakat yang tertimpa bencana.

“Saya berharap keluarga korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Selain menyampaikan dukungan kepada keluarga korban, Bupati juga mengingatkan masyarakat Kabupaten Bone agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia mengimbau warga untuk memeriksa instalasi listrik serta memastikan sumber api di rumah dalam kondisi aman sebelum tidur. Langkah pencegahan tersebut penting dilakukan agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, bantuan tunai sebesar Rp40 juta diserahkan langsung kepada tiga kepala keluarga yang terdampak kebakaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat peristiwa tersebut.

Bagi keluarga korban, musibah ini bukan hanya tentang rumah yang hangus atau harta benda yang tak lagi tersisa. Ada kehilangan yang jauh lebih berat, yakni anggota keluarga yang tidak akan kembali.

Desa Uloe masih diselimuti duka. Di tengah puing-puing kebakaran dan kesedihan keluarga yang ditinggalkan, kehadiran Bupati Bone menjadi bentuk dukungan moral sekaligus upaya pemerintah daerah untuk mendampingi warganya menghadapi masa sulit.

Di balik tragedi yang merenggut nyawa Asrida, tersisa harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, warga terdampak dapat bangkit kembali, dan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat di tengah masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 11 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WITA

Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Berita Terbaru