Oknum Anggota DPRD Gowa Diduga Terlibat Miliki Alat Tambang Galian C Ilegal di Pa’bentengan

Gowa, dnid.co.id – Aktivitas tambang galian C di Desa Pa’bentengan, Kecamatan Bajeng, kembali menuai kritikan publik. Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap dampak lingkungan, muncul pula dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Gowa berinisial ASR dari salah satu fraksi partai politik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat dan hasil penelusuran awal di lapangan, kegiatan pertambangan masih berlangsung aktif. Sejumlah alat berat terlihat beroperasi, disertai mobilisasi material dalam volume besar yang keluar masuk area tambang.

Aktivitas tersebut dinilai telah menimbulkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Warga mengeluhkan pencemaran udara akibat debu yang beterbangan, terutama saat cuaca kering. Selain itu, kondisi jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material juga dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.

Tidak hanya itu, isu yang berkembang semakin menguat setelah adanya dugaan keterkaitan antara pengelolaan tambang dengan pihak yang terafiliasi dengan seorang anggota DPRD ASR. Dugaan ini mencakup kepemilikan alat berat hingga penguasaan lahan tambang yang disebut-sebut perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Ketua Fraksi Revolusi Demokratik
FRD, Fidel, SH menyebut situasi ini menjadi perhatian serius karena anggota legislatif sejatinya memiliki fungsi pengawasan terhadap aktivitas pertambangan.

“Jika hal tersebut terbukti, maka berpotensi terjadi konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan yang dapat mencederai integritas lembaga,” ujar Fidel, Sabtu 18 April 2026.

Fidel menambahkan, sejumlah tuntutan disuarakan, antara lain, aparat penegak hukum diminta segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri kepemilikan alat berat dan legalitas penguasaan lahan.

“Pemerintah daerah didesak untuk menertibkan seluruh aktivitas tambang di wilayah Desa Pa’bentengan.DPRD Kabupaten Gowa melalui Badan Kehormatan diminta melakukan pemeriksaan etik terhadap anggotanya yang diduga terlibat,” katanya menegaskan.

Kemudian kata dia, partai politik terkait diminta memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. “ESDM Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan segera melakukan audit terhadap legalitas tambang tersebut,” cetusnya.

Sebagai bentuk tekanan publik, rencana aksi unjuk rasa juga akan digelar dalam waktu dekat di Mapolda Sulawesi Selatan serta kantor Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Gowa.

“Aksi ini disebut sebagai langkah konstitusional untuk mendorong transparansi dan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

“Fungsi pengawasan tidak boleh berubah menjadi kepentingan. Jika itu terjadi, maka integritas lembaga telah dipertaruhkan,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD yang bersangkutan tidak memberikan jawaban langsung. Ia justru mengarahkan untuk menghubungi pihak lain dengan alasan tengah disibukkan oleh agenda pribadi.

“Ini yang bisa di hubungi dulu bos karena sibuk sekalika acara lamaran besok, minta maaf ini,” jawaban anggota DPRD saat dikonfirmasi.

Hingga kini, aktivitas tambang di lokasi tersebut masih menjadi perhatian serius berbagai pihak, sembari menunggu langkah konkret dari aparat dan instansi terkait dalam menindaklanjuti dugaan yang berkembang.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 18 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Lontang

Editor: Redaksi

Sumber Berita: Wawancara narasumber

Penanggung Jawab: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Andi Waris Halid: Mengenal Lembaga MPR bukan Hanya Mengenai Sebuah Lembaga Negara.
Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait
Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau
Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WITA

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Jumat, 6 November 2026 - 20:52 WITA

Andi Waris Halid: Mengenal Lembaga MPR bukan Hanya Mengenai Sebuah Lembaga Negara.

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WITA

Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau

Jumat, 6 November 2026 - 11:54 WITA

Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WITA

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WITA

Amsakar Ajak Pers Dukung Pembangunan Batam, Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial

Berita Terbaru