Dansat Brimob Polda Sulsel tekankan disiplin dan sportivitas, seleksi jadi pintu menuju tim PB Inkanas dan Kejurnas Forki 2026
Makassar, DNID.co.id — Sebanyak delapan atlet Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Sulawesi Selatan resmi diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi tingkat nasional.
Pelepasan berlangsung di Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (24/4) pukul 03.30 WITA, dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Sulsel, Muhammad Ridwan.
Ridwan yang juga menjabat Ketua Harian Inkanas Sulsel menegaskan pentingnya mental bertanding, disiplin, dan sportivitas bagi seluruh atlet yang akan tampil.
“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang pembuktian diri dan kehormatan daerah. Tunjukkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki atlet-atlet terbaik,” tegasnya.
Delapan atlet yang diberangkatkan berasal dari berbagai nomor pertandingan, baik kata maupun kumite.
Mereka adalah Muh. Rafly Saputra (kata perorangan senior), Muh. Faisal Affandi (kumite -76 junior putra), Dewie Aryalinisa Ruslan, Aqilah Ha’ilah Hasfan, dan Aliya Dhyka Fadillah (kata beregu junior putri), Anissa Faniya MP (kumite -66 putri junior), Alnaufal Pratama Haidar (kumite -70 putra cadet), serta Dzaky Hafiz (kumite +76 putra junior). Tim didampingi pelatih Zulhadra.
Selain atlet, dua wasit/juri Inkanas Sulsel juga turut diberangkatkan untuk bertugas dalam seleksi nasional, yakni H. Muslimin Russeng dan H. Rahyuddin.
Seleksi nasional ini menjadi tahapan krusial karena menjadi pintu masuk ke tim Pengurus Besar Inkanas. Atlet yang lolos akan langsung mengikuti pemusatan latihan (training center) di Jakarta sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional PB Forki yang dijadwalkan berlangsung pada 9–13 Mei 2026 di Bandung.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri sejumlah pengurus Inkanas Sulsel, di antaranya Edward Putra (Ketua Harian 2), Nur Alam (Ketua Majelis Sabuk Hitam/MSH), dan Ruslan Maros (anggota MSH).
Keberangkatan ini tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga membawa ekspektasi besar daerah. Para atlet mengusung target lolos seleksi sekaligus menjaga peluang Sulawesi Selatan kembali bersaing di level nasional.
























