Empat hari tanpa jabatan, hasilnya tentukan karier dan satu kebijakan baru siap mengubah ritme kerja ASN
Bone, DNID.co.id — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan Disiplin, Integritas, dan pembentukan karakter sebagai fokus utama retret pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bone yang digelar di Batalyon Armed 21/Kawali, Kecamatan Bengo, sejak 23 hingga 26 April 2026.
Kegiatan diikuti 74 peserta terdiri dari staf ahli, asisten, kepala badan, kepala dinas, kepala bagian, dan camat.
Pada pembukaan Jumat (24/4/2026), Bupati memimpin langsung upacara didampingi Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin bersama jajaran OPD.
Bupati menegaskan retret bukan agenda seremonial, melainkan pembinaan karakter aparatur.
“Kesempatan ini adalah kesempatan emas. Saya minta seluruh peserta mengikuti proses dengan sungguh-sungguh, seolah-olah menjadi prajurit yang bergerak terpimpin,” tegasnya.
Bupati Andi Asman meminta peserta menanggalkan jabatan dan urusan pribadi selama kegiatan berlangsung.
“Empat hari ini menjadi jeda untuk menjawab tantangan empat tahun ke depan. Belajar menghargai waktu, meningkatkan kedisiplinan, serta ketelitian dalam bekerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” lanjutnya.
Peserta juga diwajibkan mematuhi seluruh aturan. Hasil retret akan menjadi pertimbangan pembinaan karier ASN.
“Kita ingin disiplin kerja, karakter, kebersamaan, dan semangat bekerja semakin meningkat. Bagi yang terbaik akan menjadi perhatian untuk promosi, sementara yang kurang serius akan menjadi bahan evaluasi,” pungkasnya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat Kinerja.
“Pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh kondisi. Justru harus ditopang oleh semangat pengabdian,” ujarnya.
Selain itu Ia juga menyoroti pentingnya kerja tim, penghapusan ego sektoral, serta keseimbangan kecerdasan dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
“Setiap tugas bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga amanah kepada Tuhan,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bone A. Gunadil Ukra menyebut retret bertujuan meningkatkan kualitas ASN.
“Seluruh aparatur diharapkan mengikuti retret ini sebagai upaya peningkatan kualitas diri, khususnya dalam hal kedisiplinan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Kegiatan bekerja sama dengan Batalyon Armed 21/Kawali dengan dukungan pelatih gabungan terdiri dari empat anggota Armed, dua Polisi Militer, dua personel Kodim, dan dua anggota Brimob.
Materi diberikan sejumlah narasumber, antara lain Pangdam, Kapolda, Kajati, anggota DPR RI Nurdin Halid, serta A. Amar Ma’ruf yang telah mengonfirmasi kehadiran.
Pada hari kedua, peserta dijadwalkan menuju Bulutanah menggunakan truk milik Armed untuk melanjutkan kegiatan selama dua hari.
Penutupan dilaksanakan Minggu, sekaligus penentuan lima peserta terbaik berdasarkan penilaian kedisiplinan.
Di sela kegiatan, Bupati juga mengumumkan kebijakan baru: penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap Rabu mulai pekan depan.
“Insya Allah kita terapkan setiap hari Rabu bagi ASN lingkup Pemkab Bone mulai pekan depan,” ujarnya.
Kebijakan ini ditujukan untuk Efisiensi energi, khususnya penghematan bahan bakar akibat tingginya mobilitas ASN.
Pemilihan hari Rabu dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan menjadi libur panjang.
“Kita pilih Rabu, bukan Jumat karena siapa tahu disalahgunakan libur panjang,” katanya.
WFH tidak berlaku bagi sektor pelayanan publik dan pejabat eselon II. Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan kebijakan tersebut berjalan tanpa mengganggu kinerja sekaligus mendukung efisiensi energi daerah.Bupati Andi Asman Sulaiman Perkuat Disiplin Pejabat di Bengo, Ada Kebijakan Baru yang Mengejutkan
Empat hari tanpa jabatan, hasilnya tentukan karier dan satu kebijakan baru siap mengubah ritme kerja ASN
BONE — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan disiplin, integritas, dan pembentukan karakter sebagai fokus utama retret pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bone yang digelar di Batalyon Armed 21/Kawali, Kecamatan Bengo, sejak 23 hingga 26 April 2026.
Kegiatan diikuti 74 peserta terdiri dari staf ahli, asisten, kepala badan, kepala dinas, kepala bagian, dan camat.
Pada pembukaan Jumat (24/4/2026), Bupati memimpin langsung upacara didampingi Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin bersama jajaran OPD.
Bupati menegaskan retret bukan agenda seremonial, melainkan pembinaan karakter aparatur.
“Kesempatan ini adalah kesempatan emas. Saya minta seluruh peserta mengikuti proses dengan sungguh-sungguh, seolah-olah menjadi prajurit yang bergerak terpimpin,” tegasnya.
Bupati Andi Asman meminta peserta menanggalkan jabatan dan urusan pribadi selama kegiatan berlangsung.
“Empat hari ini menjadi jeda untuk menjawab tantangan empat tahun ke depan. Belajar menghargai waktu, meningkatkan kedisiplinan, serta ketelitian dalam bekerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” lanjutnya.
Peserta juga diwajibkan mematuhi seluruh aturan. Hasil retret akan menjadi pertimbangan pembinaan karier ASN.
“Kita ingin disiplin kerja, karakter, kebersamaan, dan semangat bekerja semakin meningkat. Bagi yang terbaik akan menjadi perhatian untuk promosi, sementara yang kurang serius akan menjadi bahan evaluasi,” pungkasnya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat kinerja.
“Pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh kondisi. Justru harus ditopang oleh semangat pengabdian,” ujarnya.
Selain itu Ia juga menyoroti pentingnya kerja tim, penghapusan ego sektoral, serta keseimbangan kecerdasan dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
“Setiap tugas bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga amanah kepada Tuhan,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bone A. Gunadil Ukra menyebut retret bertujuan meningkatkan kualitas ASN.
“Seluruh aparatur diharapkan mengikuti retret ini sebagai upaya peningkatan kualitas diri, khususnya dalam hal kedisiplinan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Kegiatan bekerja sama dengan Batalyon Armed 21/Kawali dengan dukungan pelatih gabungan terdiri dari empat anggota Armed, dua Polisi Militer, dua personel Kodim, dan dua anggota Brimob.
Materi diberikan sejumlah narasumber, antara lain Pangdam, Kapolda, Kajati, anggota DPR RI Nurdin Halid, serta A. Amar Ma’ruf yang telah mengonfirmasi kehadiran.
Pada hari kedua, peserta dijadwalkan menuju Bulutanah menggunakan truk milik Armed untuk melanjutkan kegiatan selama dua hari.
Penutupan dilaksanakan Minggu, sekaligus penentuan lima peserta terbaik berdasarkan penilaian kedisiplinan.
Di sela kegiatan, Bupati juga mengumumkan kebijakan baru: penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap Rabu mulai pekan depan.
“Insya Allah kita terapkan setiap hari Rabu bagi ASN lingkup Pemkab Bone mulai pekan depan,” ujarnya.
Kebijakan ini ditujukan untuk efisiensi energi, khususnya penghematan bahan bakar akibat tingginya mobilitas ASN.
Pemilihan hari Rabu dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan menjadi libur panjang.
“Kita pilih Rabu, bukan Jumat karena siapa tahu disalahgunakan libur panjang,” katanya.
WFH tidak berlaku bagi sektor pelayanan publik dan pejabat eselon II. Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan kebijakan tersebut berjalan tanpa mengganggu kinerja sekaligus mendukung efisiensi energi daerah.
























