Penyerahan lahan ke Gubernur jadi titik balik proyek runway 21 hektare pesawat besar bakal mendarat di Bone
Bone, DNID.co.id — Perwakilan warga menyerahkan alas hak lahan sisi timur Bandara Arung Palakka kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (26/4/2026), mempercepat realisasi perpanjangan dan perluasan landasan pacu bandara.
Penyerahan dilakukan langsung kepada Gubernur didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Bone Andi Iqbal Walinono dan Camat Awangpone Andi Aidil Sammang.
Langkah ini dinilai krusial karena menjadi syarat percepatan proyek infrastruktur strategis yang ditargetkan membuka akses transportasi udara lebih luas di Kabupaten Bone.
“Alhamdulillah, tadi penyerahan alas hak lahan bandara sisi timur secara langsung oleh masyarakat kepada Bapak Gubernur Sulsel (H Andi Sudirman Sulaiman),” kata Andi Iqbal yang juga Camat Tanete Riattang.
Andi Iqbal menyebut penyerahan tersebut menjadi bukti nyata pelaksanaan amanah dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dalam mendorong percepatan pengembangan bandara.
Diketahui, proyek perpanjangan dan perluasan runway seluas 21 hektare menjadi fokus pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman bersama Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
Saat ini, bandara melayani pesawat jenis ATR. Dengan pengembangan runway, pemerintah menargetkan bandara mampu melayani pesawat berbadan lebih besar seperti Boeing dan Airbus serta meningkatkan frekuensi penerbangan.
Disamping itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan pengembangan bandara merupakan langkah strategis bagi kemajuan daerah, bukan sekadar proyek infrastruktur.
“Bandara Arung Palakka memiliki peran vital sebagai gerbang udara Bone. Dengan perpanjangan landasan pacu, kita berharap ke depan bandara ini bisa didarati pesawat dengan kapasitas lebih besar, sehingga akses masyarakat semakin mudah dan cepat,” ujarnya.
Dia menambahkan, pengembangan bandara menjadi pintu masuk utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas konektivitas, serta membuka peluang investasi di Kabupaten Bone.
Bupati Andi Asman juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah menyerahkan lahannya demi kelancaran pembangunan dan proses pembebasan lahan.
Menurutnya, partisipasi warga menjadi bukti kuat bahwa proyek ini merupakan kebutuhan bersama.
“Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memastikan proses pengembangan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegasnya.
























