Temuan Tengkorak Misterius Bikin Warga Jebus Heboh Seketika,Polres Bangka Barat Selidiki Serius
BANGKA BARAT, DNID.co.id –Suasana Desa Tumbang Petar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat mendadak geger setelah warga menemukan benda yang diduga merupakan tengkorak kepala manusia, Kamis (6/8/2026). Laporan yang diterima Polres Bangka Barat sekitar pukul 12.30 WIB langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi guna melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Temuan tersebut segera mengundang perhatian aparat kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Petar menjadi personel pertama yang memastikan informasi di lapangan sebelum Tim Reserse Intelijen Polsek Jebus, personel Samapta, serta Unit Inafis Polres Bangka Barat diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Sekitar pukul 15.00 WIB, benda yang diduga tengkorak kepala manusia itu berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan dan diamankan sebagai barang bukti. Selanjutnya, benda tersebut akan menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan forensik guna memastikan apakah benar merupakan bagian tubuh manusia sekaligus mengungkap asal-usul maupun identitasnya.
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa setiap informasi yang diterima dari masyarakat menjadi perhatian serius kepolisian dan akan ditangani secara profesional sesuai prosedur.
“Atas arahan Ibu Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, personel langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan serta pemeriksaan identifikasi maupun forensik lebih lanjut,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Menurutnya, hingga kini kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah benda tersebut benar merupakan tengkorak manusia. Seluruh proses masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari tim identifikasi dan laboratorium forensik sehingga setiap dugaan yang berkembang di masyarakat belum dapat dibenarkan.
“Kami masih menunggu hasil identifikasi dan pemeriksaan forensik. Nantinya hasil tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan jenis temuan sekaligus mengungkap identitas maupun asal-usulnya,” tambah Yos.
Polres Bangka Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparat meminta warga memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara objektif sehingga proses pengungkapan fakta dapat berlangsung maksimal.
Kepolisian turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang berkaitan dengan temuan tersebut agar segera melapor ke Polsek Jebus maupun Polres Bangka Barat. Informasi sekecil apa pun dinilai dapat membantu mempercepat proses penyelidikan.
Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Polisi memastikan seluruh tahapan penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti ilmiah guna mengungkap fakta di balik penemuan yang menghebohkan warga Desa Tumbang Petar tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Temuan Tengkorak Misterius Bikin Warga Jebus Heboh Seketika,Polres Bangka Barat Selidiki Serius
KAMIS, 6 AGUSTUS 2026
BANGKA BARAT, DNID.co.id –Suasana Desa Tumbang Petar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat mendadak geger setelah warga menemukan benda yang diduga merupakan tengkorak kepala manusia, Kamis (6/8/2026). Laporan yang diterima Polres Bangka Barat sekitar pukul 12.30 WIB langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi guna melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Temuan tersebut segera mengundang perhatian aparat kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Petar menjadi personel pertama yang memastikan informasi di lapangan sebelum Tim Reserse Intelijen Polsek Jebus, personel Samapta, serta Unit Inafis Polres Bangka Barat diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Sekitar pukul 15.00 WIB, benda yang diduga tengkorak kepala manusia itu berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan dan diamankan sebagai barang bukti. Selanjutnya, benda tersebut akan menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan forensik guna memastikan apakah benar merupakan bagian tubuh manusia sekaligus mengungkap asal-usul maupun identitasnya.
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa setiap informasi yang diterima dari masyarakat menjadi perhatian serius kepolisian dan akan ditangani secara profesional sesuai prosedur.
"Atas arahan Ibu Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, personel langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan serta pemeriksaan identifikasi maupun forensik lebih lanjut," ujar Iptu Yos Sudarso.
Menurutnya, hingga kini kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah benda tersebut benar merupakan tengkorak manusia. Seluruh proses masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari tim identifikasi dan laboratorium forensik sehingga setiap dugaan yang berkembang di masyarakat belum dapat dibenarkan.
"Kami masih menunggu hasil identifikasi dan pemeriksaan forensik. Nantinya hasil tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan jenis temuan sekaligus mengungkap identitas maupun asal-usulnya," tambah Yos.
Polres Bangka Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparat meminta warga memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara objektif sehingga proses pengungkapan fakta dapat berlangsung maksimal.
Kepolisian turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang berkaitan dengan temuan tersebut agar segera melapor ke Polsek Jebus maupun Polres Bangka Barat. Informasi sekecil apa pun dinilai dapat membantu mempercepat proses penyelidikan.
Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Polisi memastikan seluruh tahapan penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti ilmiah guna mengungkap fakta di balik penemuan yang menghebohkan warga Desa Tumbang Petar tersebut.