‘Healthy Snack Day’, Cara Kreatif OSIM MAN 1 Parepare Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Parepare,DNID.co.id – Seksi Bidang (Sekbid) Kewirausahaan OSIM MAN 1 Kota Parepare menghadirkan kegiatan yang memadukan edukasi kesehatan dengan pengalaman kewirausahaan melalui ‘Healthy Snack Day’ yang digelar pada Kamis, (8/10/2026).
Dari kue dan camilan berbahan sehat, murid MAN 1 Kota Parepare belajar bahwa kreativitas dan peluang usaha dapat tumbuh dari sesuatu yang sederhana.
Beragam kue dan camilan yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih sehat, di antaranya buah dan susu.
Pilihan bahan tersebut menjadi bagian dari pesan edukatif kegiatan, bahwa makanan yang menarik dan memiliki nilai jual tetap dapat dibuat dengan memperhatikan aspek kesehatan.
Kegiatan yang didampingi Pembina OSIM MAN 1 Kota Parepare, Riska Ayu, tersebut tidak sekadar menghadirkan aneka makanan ringan. Di balik aktivitas itu, murid mendapatkan pengalaman langsung mengelola usaha sederhana sekaligus belajar mengenali pentingnya memilih dan mengolah makanan yang sehat.
Mulai dari menyiapkan bahan dan produk, mengemas, menawarkan, hingga berinteraksi dengan warga madrasah, setiap tahapan menjadi ruang belajar bagi murid untuk mengasah kreativitas, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab.
Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, mengapresiasi inisiatif OSIM yang mampu mengemas kegiatan kewirausahaan dalam bentuk yang edukatif dan dekat dengan kehidupan murid.
“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman nyata. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bagaimana merencanakan, bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab terhadap apa yang mereka kerjakan. Di saat yang sama, kita ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan juga merupakan bagian penting dari kehidupan,” ujarnya.
Menurut Rusman, pengalaman yang diperoleh melalui organisasi siswa menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter. Madrasah tidak hanya memberikan ruang bagi murid untuk berkembang secara akademik, tetapi juga mendorong mereka memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan.
‘Healthy Snack Day’ menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan dapat dimulai dari lingkungan madrasah dan dikembangkan melalui hal-hal sederhana. Murid diperkenalkan pada proses bagaimana sebuah produk disiapkan, dikemas, dipasarkan, hingga ditawarkan kepada konsumen.

Lebih dari sekadar transaksi jual beli, murid belajar bahwa sebuah produk membutuhkan kreativitas, perencanaan, keberanian mengambil inisiatif, kemampuan berkomunikasi, pelayanan, serta tanggung jawab.

Pemilihan bahan seperti buah dan susu juga mengajarkan bahwa aspek kesehatan dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan peluang usaha.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MAN 1 Kota Parepare memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi melalui aktivitas organisasi.
OSIM tidak hanya menjadi wadah kepemimpinan, tetapi juga ruang belajar yang memungkinkan murid memperoleh pengalaman praktis di luar pembelajaran kelas.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen madrasah dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, kreativitas, kepedulian terhadap kesehatan, dan keterampilan menghadapi tantangan masa depan.
‘Healthy Snack Day’ pun menjadi contoh bahwa pembelajaran bermakna dapat hadir dari lingkungan terdekat. Dari kue berbahan buah dan susu, murid belajar tentang kesehatan, kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, sekaligus mengenal dunia usaha secara langsung. Sebuah pengalaman sederhana yang dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 10 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Parepare

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

SIT Al Hikmah Pangkep, 1 Dekade Mengabdi untuk Pendidikan dan Masyarakat
Kabut Asap Selimuti Bantaeng, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026
Buka PPDB 2027/2028, Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kuota, Potongan Hingga Rp4 Juta
Pemkot Tarakan Belajar Pengelolaan PAUD Holistik di TK Islam Athirah Makassar
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Kurikulum Bahasa Indonesia di Era Digital: Mampukah Literasi Media Membentengi Siswa dari Disinformasi?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:27 WITA

SIT Al Hikmah Pangkep, 1 Dekade Mengabdi untuk Pendidikan dan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Kabut Asap Selimuti Bantaeng, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:33 WITA

‘Healthy Snack Day’, Cara Kreatif OSIM MAN 1 Parepare Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:45 WITA

Buka PPDB 2027/2028, Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kuota, Potongan Hingga Rp4 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Pemkot Tarakan Belajar Pengelolaan PAUD Holistik di TK Islam Athirah Makassar

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Berita Terbaru