Buka PPDB 2027/2028, Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kuota, Potongan Hingga Rp4 Juta
Makassar, DNID.co.id – Sebagai salah satu sekolah swasta terkemuka dan favorit di Makassar serta Sulawesi Selatan, Sekolah Islam Athirah,terus mengembangkan programnya demi menjamin mutu pendidikan yang unggul berkualitas dan berperadaban di Kawasan Indonesia Timur.
Tahun ajaran 2027/2028 ini,Sekolah yang berada di bawah naungan yayasan Hadji Kalla (Kalla Group) dan berdiri sejak 24 April 1984, memiliki akreditasi unggul (A) untuk berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, kembali membuka pendaftaran dengan kuota 1.188 kursi bagi calon siswa baru di 13 unit pendidikannya.
Pada periode tersebut, Sekolah Islam Athirah membuka pendaftaran early bird pada 12 Oktober sampai 31 Desember 2026.
Kuota tersebut meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang menyediakan 1.111 kursi.
Di PPDB tahun ini, salah satu program yang ditawarkan adalah early bird atau potongan biaya bagi pendaftar awal.
Bagi 423 pendaftar pertama,Sekolah Islam Athirah memberikan potongan biaya khusus hingga Rp4 juta. Tidak hanya itu, ada juga potongan khusus bagi anak alumni serta siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di lembaga tersebut.
Selain potongan biaya, tersedia Beasiswa prestasi yang dapat mencakup pembebasan uang pangkal dan SPP sesuai persyaratan. Beasiswa juga disiapkan bagi calon siswa yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an.
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril mengatakan, dalam proses pembelajaran, Sekolah Islam Athirah menerapkan konsep jaminan capaian belajar yang disepakati bersama orang tua sejak awal siswa masuk.
” Jadi target kami, pembelajaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan mencakup aspek akademik, kemampuan membaca Al-Qur’an, adab, karakter, bahasa, serta keterampilan digital,” ujarnya kata Syamril bersama tim PPDB dalam konferensi pers di Auditorium Sekolah Islam Athirah, Jalan Kajaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2026).
Dalam Konferensi Pers yang digelar, hadir mendampingi Syamril, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Ibnu Hajar, Kepala LPMP Yauri M Idrus, Kepala Departemen Kurikulum Saharuddin, Wakil Direktur Bukit Baruga Mas Aman Uppi, dan Kepala SD Islam Athirah Bukit Baruga Taswil Mardi.
Lanjut syamril menjelaskan, pendidikan lingkungan juga menjadi bagian dari program pembelajaran. Siswa diperkenalkan pada pemilahan sampah sejak dini, sementara sekolah mulai mengembangkan pengelolaan sampah organik secara mandiri.
Dari sisi tenaga pendidik, Sekolah Islam Athirah memiliki 735 guru dan karyawan untuk melayani sekitar 4.000 siswa.
Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui seleksi atau asesmen, penyusunan rencana pembelajaran individu, serta evaluasi kinerja dan kompetensi secara berkala.
Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui seleksi, penyusunan rencana pembelajaran individu, serta evaluasi kinerja dan kompetensi secara berkala.
Sekolah Islam Athirah juga menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus selama lebih dari 10 tahun. Setiap tahun, sekolah menerima sekitar 60 hingga 70 siswa berkebutuhan khusus dengan tingkat kebutuhan yang beragam.
Untuk PPDB Tahun ajaran 2027/2028 ini, Sekolah Islam Athirah membuka Kouta Siswa berkebutuhan khusus sebanyak 13 orang.
Selain itu, sebelum mengikuti pembelajaran, calon siswa menjalani asesmen awal untuk memastikan kesiapan layanan pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyediakan layanan pendidikan yang lebih sesuai bagi peserta didik.
Pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2027/2028 dilakukan secara daring melalui situs resmi Sekolah Islam Athirah. Sistem ini memungkinkan calon siswa mendaftar tanpa menggunakan formulir kertas.
Berikut rincian kuota PPDB Sekolah Islam Athirah tahun ajaran 2027/2028:
Makassar, DNID.co.id – Sebagai salah satu sekolah swasta terkemuka dan favorit di Makassar serta Sulawesi Selatan, Sekolah Islam Athirah,terus mengembangkan programnya demi menjamin mutu pendidikan yang unggul berkualitas dan berperadaban di Kawasan Indonesia Timur.
Tahun ajaran 2027/2028 ini,Sekolah yang berada di bawah naungan yayasan Hadji Kalla (Kalla Group) dan berdiri sejak 24 April 1984, memiliki akreditasi unggul (A) untuk berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, kembali membuka pendaftaran dengan kuota 1.188 kursi bagi calon siswa baru di 13 unit pendidikannya.
Pada periode tersebut, Sekolah Islam Athirah membuka pendaftaran early bird pada 12 Oktober sampai 31 Desember 2026.
Kuota tersebut meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang menyediakan 1.111 kursi.
Di PPDB tahun ini, salah satu program yang ditawarkan adalah early bird atau potongan biaya bagi pendaftar awal.
Bagi 423 pendaftar pertama,Sekolah Islam Athirah memberikan potongan biaya khusus hingga Rp4 juta. Tidak hanya itu, ada juga potongan khusus bagi anak alumni serta siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di lembaga tersebut.
Selain potongan biaya, tersedia beasiswa prestasi yang dapat mencakup pembebasan uang pangkal dan SPP sesuai persyaratan. Beasiswa juga disiapkan bagi calon siswa yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an.
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril mengatakan, dalam proses pembelajaran, Sekolah Islam Athirah menerapkan konsep jaminan capaian belajar yang disepakati bersama orang tua sejak awal siswa masuk.
" Jadi target kami, pembelajaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan mencakup aspek akademik, kemampuan membaca Al-Qur’an, adab, karakter, bahasa, serta keterampilan digital," ujarnya kata Syamril bersama tim PPDB dalam konferensi pers di Auditorium Sekolah Islam Athirah, Jalan Kajaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2026).
Dalam Konferensi Pers yang digelar, hadir mendampingi Syamril, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Ibnu Hajar, Kepala LPMP Yauri M Idrus, Kepala Departemen Kurikulum Saharuddin, Wakil Direktur Bukit Baruga Mas Aman Uppi, dan Kepala SD Islam Athirah Bukit Baruga Taswil Mardi.
Lanjut syamril menjelaskan, pendidikan lingkungan juga menjadi bagian dari program pembelajaran. Siswa diperkenalkan pada pemilahan sampah sejak dini, sementara sekolah mulai mengembangkan pengelolaan sampah organik secara mandiri.
Dari sisi tenaga pendidik, Sekolah Islam Athirah memiliki 735 guru dan karyawan untuk melayani sekitar 4.000 siswa.
Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui seleksi atau asesmen, penyusunan rencana pembelajaran individu, serta evaluasi kinerja dan kompetensi secara berkala.
Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui seleksi, penyusunan rencana pembelajaran individu, serta evaluasi kinerja dan kompetensi secara berkala.
Sekolah Islam Athirah juga menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus selama lebih dari 10 tahun. Setiap tahun, sekolah menerima sekitar 60 hingga 70 siswa berkebutuhan khusus dengan tingkat kebutuhan yang beragam.
Untuk PPDB Tahun ajaran 2027/2028 ini, Sekolah Islam Athirah membuka Kouta Siswa berkebutuhan khusus sebanyak 13 orang.
Selain itu, sebelum mengikuti pembelajaran, calon siswa menjalani asesmen awal untuk memastikan kesiapan layanan pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyediakan layanan pendidikan yang lebih sesuai bagi peserta didik.
Pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2027/2028 dilakukan secara daring melalui situs resmi Sekolah Islam Athirah. Sistem ini memungkinkan calon siswa mendaftar tanpa menggunakan formulir kertas.
Berikut rincian kuota PPDB Sekolah Islam Athirah tahun ajaran 2027/2028:
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.