Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas, Tim ACT Respon Cepat Kirimkan Armada

ACT Peduli gunung meletus dengan berangkatkan armada bantuan

ACT Peduli gunung meletus dengan berangkatkan armada bantuan

Lumajang – Gunung Semeru muntahkan awan panas, Sabtu (04/12). Berdasarkan laporan anggota Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lumajang yang berada di Desa Sumberwuluh, Lumajang, cuaca gelap menyelimuti wilayah Desa Sumberwuluh. Pengungsi sudah berdatangan ke Balai Desa sejak pukul 14.00 WIB, Minggu (05/12/21).

Masyarakat Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, berbondong-bondong mengungsi ke Balai Desa usai gunung Semeru mengeluarkan awan panas. Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang itu mengeluarkan asap pekat berwarna abu-abu, Sabtu (4/12) siang.

Berdasarkan laporan anggota Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lumajang Ghifari Avicena pada pukul 16.00 WIB, cuaca gelap menyelimuti wilayah Desa Sumberwuluh. Pengungsi sudah berdatangan ke Balai Desa sejak pukul 14.00 WIB. Saat itu, awan panas sudah mulai terlihat menyelimuti udara.

“Saat ini belum dipastikan sampai kapan warga akan tetap mengungsi. Warga juga butuh bantuan darurat seperti makanan dan air minum,” tutur Ghifari. Sementara, pengungsian dipenuhi lansia dan anak-anak.

Ia juga menjelaskan, saat ini kondisi hujan abu juga telah mereda. Namun, sebagian warga masih sigap mengenakan jas hujan dan masker. Kejadian yang berhasil diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, menunjukkan getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB. Pada pukul 15.10 WIB visual awan panas sangat jelas teramati menuju ke Besuk Kobokan.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui siaran pers mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sepanjang daerah aliran sungai Mujur dan Curah Kobokan.

Merespon cepat adanya bencana Gunung Semeru, Aksi Cepat Tanggap mengirimkan armada terbaiknya untuk para pengungsi yang terdampak bencana Erupsi Semeru (04/12). Insya allah armada yang diberangkatkan yaitu Humanity Food Truck, Humanity Water Tank dan Humanity Water Truck. Armada Humanity Food Truck ini nantinya akan membersamai dalam pelayanan makanan siap saji yang bisa melayani minimal 500 porsi per harinya untuk para pengungsi. Sedangkan Humanity Water Tank dan Water Truck akan mengakomodir pelayanan air bersih di Desa-desa terdampak Erupsi Semeru. Semoga dengan adanya armada ini bisa turut meringankan kebutuhan mendesak para pengungsi dan turut membersamai langkah kepedulian dari Sahabat Dermawan. (AD1)

Simpan Gambar:

Minggu, 5 Desember 2021

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang
​Transparansi Dana Umat, Pemkot Tangsel Siapkan Aplikasi Pantau Penyaluran Zakat
​KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta
Aksi Heroik Amankan Pembusur di Jalan, Polantas Maros Raih Penghargaan dari Kapolda
Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Senin, 13 April 2026 - 20:40 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang

Senin, 13 April 2026 - 20:18 WITA

​Transparansi Dana Umat, Pemkot Tangsel Siapkan Aplikasi Pantau Penyaluran Zakat

Senin, 13 April 2026 - 19:48 WITA

​KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta

Senin, 13 April 2026 - 16:34 WITA

Aksi Heroik Amankan Pembusur di Jalan, Polantas Maros Raih Penghargaan dari Kapolda

Minggu, 12 April 2026 - 15:14 WITA

Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Minggu, 12 April 2026 - 13:32 WITA

Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-34 Sulsel di Maros, Ali Yafid Tekankan Integritas Tanpa Intervensi

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA