Seorang Pria Meninggal Tergeletak Depan Teras Kantor BFI Cabang Toraja, Diduga Tak Ada Indikasi Kekerasan
DNID, SULAWESI SELATAN – Alfred Sutomo Lelepadang (52) ditemukan tergeletak kaku di Teras Kantor Pembiayaan BFI Cabang Toraja malam kemarin (17/12/2023) Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.
sekira pukul 20.00 Wita. Saat ditemukan, korban yang kependudukannya berasal dari Jalan Pongtiku Kecamatan Makale Tana Toraja dan kampung asalnya dari Buntu Buaya Lembang Tadongkon Kabupaten Toraja Utara dalam kondisi dingin.
Darah keluar dari hidung dan mulut diduga diakibatkan pecah pembuluh darah.
Dugaan sementara berdasarkan pemeriksaan luar fisik korban papa Rara yang akrab disapa warga dengan nama aslinya Alfred Sutomo Lelepadang, diduga memiliki dan mengidap penyskit kronis yakni penyakit jantung, hipertensi karena pecah pembuluh darah,” sebut Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo, sesuai hasil awal atau sementara dari pihak RSUD Lakipadada.
Pihak Kepolisian sendiri masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian papa Rara.
“Dan kami juga memeriksa bukti yang ada ditempat kejadian perkara dari rekaman CCTV milik Kantor pembiayaan BFI Tator untuk memastikan penyebab kematiannya,” ujar Tim Patmor dari Polres Tana Toraja.
Pewarta: Mega/Yustus
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Seorang Pria Meninggal Tergeletak Depan Teras Kantor BFI Cabang Toraja, Diduga Tak Ada Indikasi Kekerasan
SENIN, 18 DESEMBER 2023
DNID, SULAWESI SELATAN - Alfred Sutomo Lelepadang (52) ditemukan tergeletak kaku di Teras Kantor Pembiayaan BFI Cabang Toraja malam kemarin (17/12/2023) Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.
sekira pukul 20.00 Wita. Saat ditemukan, korban yang kependudukannya berasal dari Jalan Pongtiku Kecamatan Makale Tana Toraja dan kampung asalnya dari Buntu Buaya Lembang Tadongkon Kabupaten Toraja Utara dalam kondisi dingin.
Hidung dan mulut korban juga mengeluarkan darah. Hasil visum petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada tidak ditemukan unsur kekerasan.
Darah keluar dari hidung dan mulut diduga diakibatkan pecah pembuluh darah.
Dugaan sementara berdasarkan pemeriksaan luar fisik korban papa Rara yang akrab disapa warga dengan nama aslinya Alfred Sutomo Lelepadang, diduga memiliki dan mengidap penyskit kronis yakni penyakit jantung, hipertensi karena pecah pembuluh darah," sebut Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo, sesuai hasil awal atau sementara dari pihak RSUD Lakipadada.
Pihak Kepolisian sendiri masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian papa Rara.
"Dan kami juga memeriksa bukti yang ada ditempat kejadian perkara dari rekaman CCTV milik Kantor pembiayaan BFI Tator untuk memastikan penyebab kematiannya," ujar Tim Patmor dari Polres Tana Toraja.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.