Mandor Buruh di Pelabuhan Makassar Buat Aturan Merugikan, Buruh Shipper Ngeluh

DNID.CO.ID- KOTA MAKASSAR – Sejumlah buruh shipper di Pelabuhan Soekarno Hatta, Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengeluh terkait regulasi yang dibuat oleh oknum mandor berinisial A.

Adapun yang dikeluhkan oleh para buruh shipper, yakni
kenaikan tarif komisi yang dikeluarkan oleh mandor.

Dulu tarif awalnya disepakati 5 ribu kini naik menjadi 20 hingga 25 ribu.

Seorang buruh shipper berinisial AL (40) mengatakan regulasi atau aturan yang diterapkan mandor sangat bertentangan dengan kesepakatan awal.

“Apa dilakukan oleh oknum mandor sangat bertentangan juga kesepakatan awal yang dilakukan oleh pendahulu kita,” kata AL kepada awak media, Minggu (21/2/2024).

AL menambahkan oknum mandor tersebut kadang menghentikan barang yang akan dikirim ke sejumlah wilayah jika tidak mengindahkan aturan yang ia terapkan untuk para buruh shipper.

Kebajikan ini sangat merugikan para buruh yang tengah berjuang mencari nafkah untuk keluarganya.

“Kalau shipper tak mengindahkan permintaan mandor maka barang yang mau dikirim akan ditahan dan tidak dikirimkan,” tambahnya.

Sekadar diketahui, oknum mandor ini sejatinya tidak memiliki legalitas yang kuat.

“Seorang mandor berinisial (A) menaikkan tarif persentasi upah untuk dirinya dengan alibi untuk kesejahteraan para buruh. Namun hal itu sangat bertentangan dengan fakta di lapangan, hal yang direalisasikan malah untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh buruh shipper berinisial SD (39). Dia bahkan geram dengan aturan tersebut. Parahnya lagi, oknum mandor itu akan menahan barang yang akan dikirim jika tak mau mengikuti aturan.

Pada hal hanya satu oknum mandor itu yang menerapkan aturan itu. Sementara mandor lain tidak pernah melakukan hal demikian.

“Jika tidak dipenuhi permintaan mandor maka barang yang awalnya dikirim ke tujuan tertentu akan ditahan sehingga berdampak pada kerugian pemilik barang dan pekerja kehilangan penghasilan,” ungkap SD.

Adanya regulasi yang sangat merugikan buruh shipper, para pekerja berharap ada tindakan tegas dari pihak Pelindo dan lainnya. Tutup.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 21 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: I 'Tisham Fajri

Editor: Redaksi

Sumber Berita: Buruh Shipper Pelabuhan Makassar

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 461 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA