Sasar Judi Berkedok Lomba Lari, Aparat Gabungan di Maros Lakukan Patroli

xr:d:DAF_1NDIwLc:409,j:537478339639600000,t:24040703

xr:d:DAF_1NDIwLc:409,j:537478339639600000,t:24040703

Daily News Indonesia, Maros – Aparat Gabungan TNI-POLRI dan Dishub menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Ketupat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriyah. Salah satu sasarannya adalah judi berkedok lomba lari.

Patroli gabungan itu didahului dengan pelaksanaan apel di lapangan Polres Maros, Jumat (05/04/2024) sekira pukul 01.00 Wita dini hari. Lokasi patroli depan Kantor Bupati Maros yang biasa dijadikan arena balap lari.

Kapolres Maros AKBP Awaludin Amin, S.I.K menyebutkan bahwa salah satu sasaran dari patroli ini adalah kegiatan lomba lari pada dini hari yang dijadikan ajang taruhan oleh masyarakat.

“Modus judinya, sejumlah remaja di suruh melakukan lomba lari kemudian siapa yang menang diberikan hadiah,” ucap Kapolres Maros.

Aksi perjudian berkedok lomba lari yang dilakukan para remaja telah meresahkan warga sebab menimbulkan kebisingan dan mengganggu arus lalu lintas.

“Kegiatan tersebut mengakibatkan keheningan suasana malam di bulan suci Ramadhan menjadi ribut dan menggangu jalan arus lalu lintas,” lanjut AKBP Awaludin Amin.

Olehnya itu, Kapolres Maros mengimbau kepada masyarakat untuk bersinergi menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing.

“Mari kita sama–sama menjaga kondusifitas, karena terciptanya kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas mantan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 7 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Humas Polres Maros

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Terharu Dengar Impian Anak Yatim, Bupati Bone Langsung Wujudkan Keinginan Sahira dan Aditya
Gubernur Andi Sudirman Dampingi Menko Zulhas, 22,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Makassar
Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap
Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna
TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WITA

Terharu Dengar Impian Anak Yatim, Bupati Bone Langsung Wujudkan Keinginan Sahira dan Aditya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:09 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dampingi Menko Zulhas, 22,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Makassar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:09 WITA

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Keluarga Minta Autopsi Jenazah R, Oknum Polisi Sebut Wajib Bayar 80 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:36 WITA