Kapolda Sulsel Olah TKP Dugaan Penganiyaan Mengakibatkan Kematian

Daily News Indonesia, Sulawesi Selatan – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H. pimpin olah TKP tindak pidana penganiayaan mengakibatkan kematian. Makassar,(15/04/24).

Kasus ini dimulai ketika seorang wanita melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri ke Polrestabes Makassar.

Selama proses pendalaman oleh penyidik, korban mengungkap bahwa ibunya juga menjadi korban penganiayaan oleh ayahnya sendiri, bukan karena alasan terlibat dengan pria lain.

Menurut keterangan korban, ibu korban telah meninggal dunia akibat penganiayaan tersebut pada tahun 2018.

“Pelaku telah berhasil diamankan, dan saat ini kita sedang berada di lokasi kejadian.

Penyidik sedang dibantu oleh tim medis forensik, tim identifikasi, dan tim pendukung lainnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, telah ditemukan sisa-sisa tulang-belulang, dan kita akan melakukan uji DNA karena masih ada keluarga yang dapat dihubungi,” kata Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Pengakuan sementara menyatakan bahwa korban meninggal karena dianiaya atau dipukul.

Kapolda Sulawesi Selatan menambahkan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dalam proses untuk mengungkap semua detail terkait kasus ini.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 17 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Humas Polda Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru