Sekelompok Geng Motor Provokasi di Jalan, Kapolsek Mamajang Pimpin Personil Dan Turun Langsung Kejar Geng Motor

Berita Harian, DNID.co.id, Makassar – Sekelompok Pemuda diduga Geng Motor melakukan Provokasi dilokasi jalan onta baru Kelurahan Mamajang Luar Kecamatan Mamajang Kota Makassar, Kabur dikejar Kapolsek Mamajang, Kompol Arifuddin Amiruddin SE MH, Jumat (16/11/2024) Pukul (05:00) Wita.

Dari hasil informasi yang di himpun, sering di waktu subuh sejumlah pemuda dengan mengendarai 15 motor melintas di lokasi jalan Onta Baru dengan membawa benda yang diduga senjata tajam jenis Busur.

“Sudah berapa hari ini rombongan anak muda bermotor melintas di jalan Onta Baru, namun kami tidak menghiraukan, hari ini datang lagi di depan lorong melakukan aksinya membakar petasan seolah memancing untuk mengajak tawuran, beruntung ada polisi yang kejar, “Ungkap salah satu warga yang namanya tidak dipublikasikan.

Usai Sholat Subuh, sekelompok Geng motor saat hendak melakukan aksinya, Kapolsek Mamajang berhasil menggagalkan rencana geng motor, yang dimana sejumlah geng motor kabur dengan panik setelah melihat seseorang dengan memakai seragam polisi usai melaksanakan sholat subuh dengan cepat mengejarnya.

Kapolsek Mamajang, melakukan pengejaran kelompok geng motor yang diduga hendak melakukan aksi memancing keributan di wilayah tersebut.

“Seandainya Kapolsek tidak dilokasi , niscaya bisa terjadi keributan yang tidak di inginkan yang membuat warga jalan onta Baru terganggu, beruntung Kapolsek Mamajang ada di lokasi, dengan cekatan usai melaksanakan sholat subuh, Kapolsek berhasil menggagalkan aksi brutal kelompok bermotor, kelompok tersebut kabur setelah dikejar dengan Kapolsek Mamajang”, Ungkap salah satu warga.

lanjut, ” kami warga kancil tiga dan Onta baru berterimakasih kepada kapolsek Kompol Arifuddin Amiruddin SE MH,
yang berhasil gagalkan rencana kelompok geng motor yang mau melakukan provokasi memancing keributan di wilayah Mamajang khususnya Jalan Onta Baru dan sekitarnya”, Tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 16 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim Thahir

Editor: Abdi M Said

Sumber Berita: Redaksi Sulawesi Selatan

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Disiksa hingga Tewas, Keluarga R Pertanyakan Penangkapan Polda Sulsel dan Sebut Ada Santunan Rp4 Juta
Keluarga Minta Autopsi Jenazah R, Oknum Polisi Sebut Wajib Bayar 80 Juta
Lubang di Kepala, Kaki Bocor, Hingga Pertanyakan Larangan Polda Sulsel Melihat Jenazah di RS Bhayangkara
Curi Mesin Air Senilai Rp6 Juta, Dua Pria di Bantaeng Berhasil Diringkus Polisi
Terharu Dengar Impian Anak Yatim, Bupati Bone Langsung Wujudkan Keinginan Sahira dan Aditya
Gubernur Andi Sudirman Dampingi Menko Zulhas, 22,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Makassar
Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap
Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Diduga Disiksa hingga Tewas, Keluarga R Pertanyakan Penangkapan Polda Sulsel dan Sebut Ada Santunan Rp4 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Keluarga Minta Autopsi Jenazah R, Oknum Polisi Sebut Wajib Bayar 80 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Lubang di Kepala, Kaki Bocor, Hingga Pertanyakan Larangan Polda Sulsel Melihat Jenazah di RS Bhayangkara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Curi Mesin Air Senilai Rp6 Juta, Dua Pria di Bantaeng Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WITA

Terharu Dengar Impian Anak Yatim, Bupati Bone Langsung Wujudkan Keinginan Sahira dan Aditya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:09 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dampingi Menko Zulhas, 22,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Makassar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:09 WITA

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Keluarga Minta Autopsi Jenazah R, Oknum Polisi Sebut Wajib Bayar 80 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:36 WITA