Pembangunan Jalan Waynipah–Tampang Tua, Antara Komitmen Hijau dan Keadilan Sosial

Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG— Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) DPC Kabupaten Tanggamus, Hearly Egi, menyatakan sikap tegas menolak narasi penolakan pembangunan trase Jalan Waynipah – Tampang Tua yang disuarakan Ir. Edy Karizal, Rabu (15/10/2025)

 

Pernyataan yang menyebut proyek jalan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen penurunan emisi gas rumah kaca dinilai menyesatkan dan tidak berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.

 

Menurut Hearly, pembangunan akses jalan merupakan kebutuhan mendasar warga pesisir dan pegunungan yang selama puluhan tahun hidup dalam keterisolasian.

 

Ia menyebut, mengaitkan kepentingan dasar rakyat dengan agenda global penurunan emisi tanpa melihat kondisi sosial-ekonomi di lapangan adalah bentuk arogansi intelektual.

 

“Jalan ini bukan proyek seremonial. Ini urat nadi ekonomi rakyat Tanggamus yang sudah lama menunggu akses transportasi yang layak. Jangan bicara soal emisi sambil menutup mata terhadap penderitaan warga,”Tegas Hearly.

 

Hearly menantang pihak-pihak yang menolak proyek tersebut untuk turun langsung ke lapangan, menyaksikan sendiri bagaimana warga harus melewati jalur curam hanya untuk memasarkan hasil bumi atau mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Laskar Lampung menilai, komitmen lingkungan tidak boleh dijadikan dalih untuk membiarkan daerah tetap terisolasi.

 

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Tampang Tua memiliki hak atas tanah dan sumber daya alam sebagaimana dijamin Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, yang mengakui dan menghormati hak-hak tradisional masyarakat adat.

 

Sementara pembangunan jalan bukan hanya soal beton dan aspal. Ia adalah jembatan harapan yang menghubungkan keterpencilan dengan peradaban.

 

Mengedepankan narasi penurunan emisi tanpa menghadirkan solusi bagi rakyat kecil sama saja dengan menempatkan kepentingan global di atas penderitaan lokal.

 

 

Agenda lingkungan memang penting, tetapi kebijakan hijau tidak boleh dipahami secara kaku hingga menutup akses rakyat terhadap hak ekonomi dan sosialnya. Pembangunan hijau seharusnya tidak memiskinkan rakyat, tetapi membebaskan mereka dari keterisolasian.

 

Jika masih ada warga yang harus menempuh medan berbahaya hanya untuk menjual hasil panen, maka yang layak dikoreksi bukan aspirasi pembangunan, tetapi cara pandang elit yang abai terhadap realitas sosial.

 

Laskar Lampung Indonesia DPC Tanggamus menegaskan akan terus mengawal proyek trase Jalan Waynipah – Tampang Tua dan tidak segan mengambil sikap jika terdapat upaya penggiringan opini publik yang menghambat pembangunan infrastruktur strategis untuk rakyat. (MT)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 16 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: MT

Editor: RA

Sumber Berita: Laskar Lampung Indonesia

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah
Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi
Inovasi Tiada Henti
Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 06:05 WITA

Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi

Selasa, 22 September 2026 - 21:39 WITA

Inovasi Tiada Henti

Kamis, 17 September 2026 - 19:01 WITA

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WITA

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WITA

Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan

Berita Terbaru