Massa Pemuda Maluku Raya Mendesak Bareskrim Segera Tetapkan Bupati Halut Tersangka Kasus Asusila

 

Jakarta,DNID.co.id– Gelombang unjuk rasa kembali geruduk Markas Besar Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri . Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Maluku Raya (APMR) menggelar demonstrasi massal sebagai bentuk desakan keras terhadap aparat penegak hukum. (4/12).

Aksi ini merupakan kali kedua yang di gelar dengan tuntutan pokok yang tidak berubah yaitu meminta Bareskrim segera memproses dan menetapkan Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., sebagai tersangka terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus video asusila.

Koordinator Lapangan massa aksi ,” Vikri zaman Warwefhubun mengatakan ,”
Penanganan perkara terkesan lamban dan sangat mencederai moralitas publik juga melemahkan wibawa institusi hukum di mata masyarakat.” Tegas nya di lokasi aksi

Dia juga menyampaikan point- point krusial tuntutan aksi .

” kami telah menyerahkan dokumen tambahan , termasuk Buku Laporan Pengaduan dan Kajian Hukum Komprehensif, kepada Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Tuntutan utama yang diusung dalam aksi ini meliputi tiga pilar penegakan hukum dan etik:

1. Prioritas Penetapan Status Tersangka
APMR mendesak Bareskrim untuk tidak terintimidasi oleh potensi pengaruh kekuasaan dari pihak Terlapor dan segera mengumumkan penetapan status Tersangka terhadap Dr. Piet Hein Babua, M.Si.

“Kami meyakini bukti permulaan berupa video asusila ini sudah lebih dari cukup. Bupati yang diduga melakukan tindak pidana eksibisionisme dan penyebaran konten melanggar kesusilaan harus dijerat dengan tegas berdasarkan Pasal 4 UU Pornografi dan Pasal 27 ayat 1 UU ITE,” tegas Vikri. “Jika warga negara biasa dapat diproses instan, dan mengapa pejabat negara harusnya tidak boleh kebal hukum. Prinsip equality before the law wajib ditegakkan tanpa pandang bulu.” lanjut nya dengan lantang.

2. Penyelidikan Dugaan Obstruction of Justice , Selain kasus pidana inti, aksi juga menyoroti indikasi adanya hambatan proses hukum di tingkat kepolisian daerah (Polres) yang menyebabkan laporan awal sempat tertunda.

“Kami menuntut Bareskrim agar tidak berhenti pada pengusutan tindak pidananya saja, tetapi juga melakukan investigasi mendalam terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang atau intervensi yang berupaya menghambat jalannya proses hukum di daerah. Aksi massa ini adalah perlawanan aktif terhadap praktik impunitas pejabat,” lanjut Vikri.

3. Sanksi Administratif dan Pemberhentian Jabatan Desakan ini juga diarahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengambil tindakan administratif yang cepat dan tegas.

“Kami mendesak Menteri Dalam Negeri agar segera mengambil langkah penonaktifan dan memproses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi Bupati tersebut. Seorang pejabat yang terbukti melakukan perbuatan amoral tidak layak memimpin. Integritas moral adalah harga mati, dan fakta bahwa kasus ini telah sampai di ranah Mahkamah Konstitusi menunjukkan pelanggaran etik tertinggi telah terjadi,” tutupnya.

APMR menyatakan akan terus memonitor perkembangan kasus ini secara ketat. Mereka mengancam akan kembali menggelar aksi dengan eskalasi massa yang lebih besar apabila tuntutan penetapan tersangka tidak segera direalisasikan.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 4 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan
MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:11 WITA

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:21 WITA

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA