Rotasi Besar Polri Mengubah Peta Kekuasaan, Karier, dan Arah Kebijakan Keamanan Babel
Pangkalpinang,Dnid.Co.Id — Peta kekuasaan di tubuh Kepolisian Daerah Bangka Belitung bergeser. Sepuluh kursi strategis Pejabat Utama (PJU) Polda Babel resmi diguncang rotasi dan mutasi jabatan menyusul terbitnya surat telegram Kapolri tentang mutasi Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Surat telegram yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Asisten SDM Polri, Irjen Pol Anwar, itu menandai salah satu rotasi paling signifikan di Polda Babel dalam setahun terakhir—menyentuh posisi Wakapolda hingga kepala bidang vital yang bersentuhan langsung dengan penegakan hukum, pengawasan internal, dan komunikasi publik.
Kepastian mutasi tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, yang juga turut masuk dalam daftar perwira yang dipindahkan.
“Ya, benar ada mutasi Polri, termasuk di lingkungan kita di Polda Babel. Ada 10 PJU, termasuk Pak Wakapolda Brigjen Pol Tony Harsono dan saya sendiri,” kata Fauzan kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Pergantian paling mencolok terjadi pada posisi Wakapolda Babel. Brigjen Pol Tony Harsono ditarik ke Mabes Polri sebagai Auditor Kepolisian Utama TK I Itwasum Polri. Kursi orang nomor dua di Polda Babel kini ditempati Kombes Pol Murry Mirranda, sebelumnya Irwasda Polda NTT—jabatan yang sarat fungsi pengawasan.
Mutasi juga menyasar jantung operasional penegakan hukum. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) dan Direktorat Reserse Narkoba sama-sama berganti pimpinan. Kombes Pol Jojo Sutarjo berpindah ke Bengkulu, sementara tongkat komando Reskrimsus Babel kini dipegang Kombes Pol Nanang Haryono, eks Kapolresta Malang. Di sektor narkotika, Kombes Pol Slamet Ady Purnomo bergeser ke Kalteng dan digantikan Kombes Pol Ronald Fredy C Sipayung, sebelumnya Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta.
Sejumlah bidang yang selama ini berada di balik layar namun menentukan irama institusi—seperti Propam, TIK, Keuangan, Pamobvit, dan Polairud—juga tak luput dari rotasi. Ini menandakan konsolidasi menyeluruh, bukan sekadar penyegaran simbolik.
Menurut Fauzan, mutasi bukan sekadar pergantian nama di papan struktur organisasi.
“Mutasi ini hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain pembinaan karier, juga untuk meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Namun, di balik bahasa formal itu, mutasi serentak di sepuluh pos strategis membuka ruang tafsir politik kelembagaan. Polda Babel—wilayah dengan tantangan khas mulai dari kejahatan pertambangan ilegal, peredaran narkotika lintas laut, hingga pengawasan internal—kini memasuki fase baru dengan komposisi pimpinan yang hampir sepenuhnya berubah.
Selain PJU, sejumlah Perwira Menengah Polda Babel juga mendapat promosi jabatan, di antaranya AKBP Jamal Fathur Rakhman yang dipercaya menjadi Kapolres Sinjai Polda Sulsel, serta AKBP Ari Mujiono yang menempati posisi auditor di Polda Babel.
Rotasi ini bukan hanya soal karier individu. Ia menjadi penanda arah kebijakan, gaya kepemimpinan, dan keseriusan Polri menjawab tuntutan publik atas profesionalisme dan akuntabilitas—terutama di daerah kepulauan strategis seperti Bangka Belitung.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Rotasi Besar Polri Mengubah Peta Kekuasaan, Karier, dan Arah Kebijakan Keamanan Babel
SABTU, 20 DESEMBER 2025
Pangkalpinang,Dnid.Co.Id — Peta kekuasaan di tubuh Kepolisian Daerah Bangka Belitung bergeser. Sepuluh kursi strategis Pejabat Utama (PJU) Polda Babel resmi diguncang rotasi dan mutasi jabatan menyusul terbitnya surat telegram Kapolri tentang mutasi Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Surat telegram yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Asisten SDM Polri, Irjen Pol Anwar, itu menandai salah satu rotasi paling signifikan di Polda Babel dalam setahun terakhir—menyentuh posisi Wakapolda hingga kepala bidang vital yang bersentuhan langsung dengan penegakan hukum, pengawasan internal, dan komunikasi publik.
Kepastian mutasi tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, yang juga turut masuk dalam daftar perwira yang dipindahkan.
“Ya, benar ada mutasi Polri, termasuk di lingkungan kita di Polda Babel. Ada 10 PJU, termasuk Pak Wakapolda Brigjen Pol Tony Harsono dan saya sendiri,” kata Fauzan kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Pergantian paling mencolok terjadi pada posisi Wakapolda Babel. Brigjen Pol Tony Harsono ditarik ke Mabes Polri sebagai Auditor Kepolisian Utama TK I Itwasum Polri. Kursi orang nomor dua di Polda Babel kini ditempati Kombes Pol Murry Mirranda, sebelumnya Irwasda Polda NTT—jabatan yang sarat fungsi pengawasan.
Mutasi juga menyasar jantung operasional penegakan hukum. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) dan Direktorat Reserse Narkoba sama-sama berganti pimpinan. Kombes Pol Jojo Sutarjo berpindah ke Bengkulu, sementara tongkat komando Reskrimsus Babel kini dipegang Kombes Pol Nanang Haryono, eks Kapolresta Malang. Di sektor narkotika, Kombes Pol Slamet Ady Purnomo bergeser ke Kalteng dan digantikan Kombes Pol Ronald Fredy C Sipayung, sebelumnya Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta.
Sejumlah bidang yang selama ini berada di balik layar namun menentukan irama institusi—seperti Propam, TIK, Keuangan, Pamobvit, dan Polairud—juga tak luput dari rotasi. Ini menandakan konsolidasi menyeluruh, bukan sekadar penyegaran simbolik.
Menurut Fauzan, mutasi bukan sekadar pergantian nama di papan struktur organisasi.
“Mutasi ini hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain pembinaan karier, juga untuk meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Namun, di balik bahasa formal itu, mutasi serentak di sepuluh pos strategis membuka ruang tafsir politik kelembagaan. Polda Babel—wilayah dengan tantangan khas mulai dari kejahatan pertambangan ilegal, peredaran narkotika lintas laut, hingga pengawasan internal—kini memasuki fase baru dengan komposisi pimpinan yang hampir sepenuhnya berubah.
Selain PJU, sejumlah Perwira Menengah Polda Babel juga mendapat promosi jabatan, di antaranya AKBP Jamal Fathur Rakhman yang dipercaya menjadi Kapolres Sinjai Polda Sulsel, serta AKBP Ari Mujiono yang menempati posisi auditor di Polda Babel.
Rotasi ini bukan hanya soal karier individu. Ia menjadi penanda arah kebijakan, gaya kepemimpinan, dan keseriusan Polri menjawab tuntutan publik atas profesionalisme dan akuntabilitas—terutama di daerah kepulauan strategis seperti Bangka Belitung.