BONE, DNID.CO.ID — Satu tahun kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin di bawah tagline Aksi Nyata Capaian BERAMAL menunjukkan sederet indikator makro-sosial yang membaik, dibarengi raihan 14 penghargaan tingkat provinsi hingga nasional.
Dari data yang dirilis pemerintah daerah mencatat:
Pertumbuhan ekonomi 2024 sebesar 5,5% dan diproyeksikan naik menjadi 6,5% pada 2025.
Persentase penduduk miskin turun dari 9,58% (2024) menjadi 9,13% (2025).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2024 di angka 2,28% dan diproyeksikan turun menjadi 2,18% pada 2025.
IPM naik dari 70,81 (2024) menjadi 71,63 (2025).
Indeks Gini 0,386 (2024) diproyeksikan turun ke 0,382 (2025).
Prevalensi stunting turun dari 2,67% (2024) menjadi 1,77% (2025).
Inflasi terkendali dari 2,31% (2024) menjadi 2,29% (2025).
PDRB per kapita naik dari Rp60,25 juta menjadi Rp63,17 juta.
Infrastruktur dan Investasi Bergerak
Pembangunan jalan 32,95 km dan 30 meter jembatan (Rp123,3 miliar).
Hilirisasi ayam terintegrasi di Bakung, Ponre (investasi Rp1,2 triliun).
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bajoe (Rp257 miliar).
Pembebasan lahan bandara 21 hektare untuk perpanjangan runway.
Bantuan pertanian Rp235 miliar dan sektor nelayan Rp22 miliar.
Pembangunan pelabuhan Tonra dengan nilai investasi signifikan.
14 Penghargaan Bergengsi
Di antaranya penghargaan dari BKN sebagai pemerintah tercepat proses pengadaan CASN, Opini WTP ke-10 dari BPK RI, TP2KD Award 2025, hingga apresiasi ProKlim dari KLHK.
Bone juga meraih peringkat terbaik kontribusi produksi padi dan jagung se-Sulsel serta masuk tiga besar penanganan stunting tingkat provinsi.
Sejumlah warga mengaku mulai merasakan dampak kebijakan tersebut. Rahmawati, pedagang di Pasar Sentral Bone, menilai stabilitas harga cukup terasa.
“Sekarang harga relatif terkendali, pembeli juga lebih ramai. Mudah-mudahan ini terus dijaga.”ungkapnya, Jumat (20/2/2026)
Sementara Arman, petani di Kecamatan Ponre, menyebut bantuan sektor pertanian membantu produktivitas.
“Bantuan alat dan pupuk sangat membantu. Hasil panen kami meningkat dibanding tahun lalu.”katanya
Berbeda dengan Risal (27), nelayan di pesisir Bajoe, berharap pembangunan pelabuhan dan dukungan nelayan terus berlanjut.
“Kalau pelabuhan dan fasilitas diperbaiki, kami lebih mudah menjual hasil tangkapan. Harapan kami program seperti ini tidak berhenti.”harapnya
Satu tahun pertama duet Andi Asman–Andi Akmal menunjukkan fokus pada stabilitas ekonomi, penguatan infrastruktur, dan peningkatan layanan publik.
Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif tersebut tetap konsisten hingga akhir masa jabatan, sembari memastikan capaian angka benar-benar dirasakan merata hingga tingkat desa.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Setahun BERAMAL, Bone Catat Deretan Capaian dan 14 Penghargaan
JUMAT, 20 FEBRUARI 2026
Deretan angka menunjukkan kemajuan signifikan dalam setahun, namun konsistensi dan pemerataan manfaat masih menjadi tantangan berikutnya.
BONE, DNID.CO.ID — Satu tahun kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin di bawah tagline Aksi Nyata Capaian BERAMAL menunjukkan sederet indikator makro-sosial yang membaik, dibarengi raihan 14 penghargaan tingkat provinsi hingga nasional.
Dari data yang dirilis pemerintah daerah mencatat:
Indikator Makro-Sosial Membaik
Pertumbuhan ekonomi 2024 sebesar 5,5% dan diproyeksikan naik menjadi 6,5% pada 2025.
Persentase penduduk miskin turun dari 9,58% (2024) menjadi 9,13% (2025).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2024 di angka 2,28% dan diproyeksikan turun menjadi 2,18% pada 2025.
IPM naik dari 70,81 (2024) menjadi 71,63 (2025).
Indeks Gini 0,386 (2024) diproyeksikan turun ke 0,382 (2025).
Prevalensi stunting turun dari 2,67% (2024) menjadi 1,77% (2025).
Inflasi terkendali dari 2,31% (2024) menjadi 2,29% (2025).
PDRB per kapita naik dari Rp60,25 juta menjadi Rp63,17 juta.
Infrastruktur dan Investasi Bergerak
Pembangunan jalan 32,95 km dan 30 meter jembatan (Rp123,3 miliar).
Hilirisasi ayam terintegrasi di Bakung, Ponre (investasi Rp1,2 triliun).
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bajoe (Rp257 miliar).
Pembebasan lahan bandara 21 hektare untuk perpanjangan runway.
Bantuan pertanian Rp235 miliar dan sektor nelayan Rp22 miliar.
Pembangunan pelabuhan Tonra dengan nilai investasi signifikan.
14 Penghargaan Bergengsi
Di antaranya penghargaan dari BKN sebagai pemerintah tercepat proses pengadaan CASN, Opini WTP ke-10 dari BPK RI, TP2KD Award 2025, hingga apresiasi ProKlim dari KLHK.
Bone juga meraih peringkat terbaik kontribusi produksi padi dan jagung se-Sulsel serta masuk tiga besar penanganan stunting tingkat provinsi.
Sejumlah warga mengaku mulai merasakan dampak kebijakan tersebut. Rahmawati, pedagang di Pasar Sentral Bone, menilai stabilitas harga cukup terasa.
“Sekarang harga relatif terkendali, pembeli juga lebih ramai. Mudah-mudahan ini terus dijaga.”ungkapnya, Jumat (20/2/2026)
Sementara Arman, petani di Kecamatan Ponre, menyebut bantuan sektor pertanian membantu produktivitas.
“Bantuan alat dan pupuk sangat membantu. Hasil panen kami meningkat dibanding tahun lalu.”katanya
Berbeda dengan Risal (27), nelayan di pesisir Bajoe, berharap pembangunan pelabuhan dan dukungan nelayan terus berlanjut.
“Kalau pelabuhan dan fasilitas diperbaiki, kami lebih mudah menjual hasil tangkapan. Harapan kami program seperti ini tidak berhenti.”harapnya
Satu tahun pertama duet Andi Asman–Andi Akmal menunjukkan fokus pada stabilitas ekonomi, penguatan infrastruktur, dan peningkatan layanan publik.
Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif tersebut tetap konsisten hingga akhir masa jabatan, sembari memastikan capaian angka benar-benar dirasakan merata hingga tingkat desa.