Breaking News

Radio Player

Loading...

BI Dorong Pengembangan Alternatif Pembiayaan Syariah Bagi UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2020

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

BeritaQ.com, Surabaya ~ Bank Indonesia terus berkomitmen dalam mendorong aselerasi ekonomi syariah dalam mendukung perekonomian regional salah satunya melalui dukungan dalam memberikan edukasi terkait alternative pembiayaan syariah bagi UMKM. Sabtu (10/10/20)

Soekowardojo – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa “Pandemi Covid-19 menyebabkan 72,6% UMKM terdampak. Beberapa dampak yang dirasakan diantaranya penurunan penjualan, kesulitan bahan baku hingga kesulitan modal.

Sejalan dengan menurunnya kinerja UMKM, maka pertumbuhan kredit UMKM melambat dari 7,62% di tahun 2019 menjadi 0,13% hingga Juli 2020 disertai peningkatan NPL dari 3,61% ke 4.33%. UMKM sering kali disebut sebagai tulang punggung ekonomi nasional, yang mampu berkontribusi 61% terhadap PDB, 99.9% dari total unit usaha dan memberi dan menyerap 97% tenaga kerja.

ads

“Untuk mendukung pemulihan ekonomi Bank Indonesia juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan baik menurunkan suku bunga acuan 7-days Reverse Repo Rate menjadi 4%, menurunkan Giro Wajib Minimum, Menyempurnakan ketentuan uang muka untuk pembiayaan untuk kepemilikan kendaraan bermotor berwawasan lingkungan hingga menyempurnakan ketentuan Rasio Intermediasi Makroprudensial hingga penyangga Likuiditas Makropudensial Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit dan pembiayaan” tambah Soeko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Joko Retnadi – Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia menyampaikan bahwa Penyaluran pembiayaan yang berbasis Syariah ini berdasarkan jenisnya diantaranya untuk pembiayaan Modal Kerja Ekspor dengan akad murabahah dan musyarakah serta pembiayaan investasi ekspor Murabahah Musyarakah, MMQ, IMBT.

Sementara berdasarkan pengikatannya maka terdapat perjanjian pembiayaan dengan beberapa alternatif akad yaitu Murabahah, IMBT, dan Kerjasama bagi hasil. Pembiayaan Indonesia Eximbank berdasarkan prinsip Syariah ditujukan untuk pembiayaan modal kerja ekspor, pembiayaan investasi ekspor dan layanan jasa Syariah seperti Trade Finance, Letter of Credit dan SKBDN.

Indra Baruna Setiawan SE, MM – Kepala Divisi Pembiayaan Syariah 3 Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyampaikan bahwa alternatif pembiayaan bagi UMKM memang cukup variatif mulai dari perbankan lembaga keuangan non bank hingga program pemerintah seperti KUR, Pembiayaan Ultra Mikro hingga Dana Bergulir selain UMI. LPDB KUMKM merupakan satuan kerja dari kementerian Koperasi dan UKM di bidang pembiayaan yang mengelola dana bergulir untuk perkuatan permodalan bagi UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, Ronald Yusuf Wijaya – Ketua Asosiasi Fintech Indonesia menyampaikan bahwa “Fintech memiliki makna luas. Fintech adalah fenomena perpaduan antara teknologi dengan fitur keuangan yang mengubah model bisnis dengan 4 kategori yakni 1. Payment, Clearing and Settlement, 2. Deposit, Lending dan Capital Raising seperti P2P lending hingga equity crowdfunding, 3. Market Support, 4. Investment and Risk Mangement. Saat ini Asosia Fintech Indonesia juga terhubung dengan asosiasi Fintech dunia sehingga harapannya bisa terhubung dengan masyarakat dunia termasuk untuk membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia.”

Dengan adanya dukungan dalam pengembangan alternatif pembiayaan syariah bagi UMKM diharapkan dapat mendukung perbaikan ekonomi UMKM khususnya yang terdampak pasca pandemi Covid-19 sehingga mampu mengakselerasi ekonomi syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. (NHC)

Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ranu Harapan Islamic School Luncurkan Boarding School dan Garansi Luluskan PTN
Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia
Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan
Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan
Tak Perlu ke Luar Daerah, Kini Permandian Komando Jeneponto Jadi Primadona Baru Wisata Air Tawar
Di Tengah Isu Solar, Yunus Kuasa SPBN Benteng Angkat Bicara
Pasca Harmoni Rumbia Disorot, KPH Kelara dan Dispar Jeneponto Tegaskan Komitmen Pariwisata Ramah Hutan
Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WITA

Ranu Harapan Islamic School Luncurkan Boarding School dan Garansi Luluskan PTN

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:56 WITA

Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:46 WITA

Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:42 WITA

Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Senin, 5 Januari 2026 - 21:24 WITA

Tak Perlu ke Luar Daerah, Kini Permandian Komando Jeneponto Jadi Primadona Baru Wisata Air Tawar

Senin, 5 Januari 2026 - 11:59 WITA

Di Tengah Isu Solar, Yunus Kuasa SPBN Benteng Angkat Bicara

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:29 WITA

Pasca Harmoni Rumbia Disorot, KPH Kelara dan Dispar Jeneponto Tegaskan Komitmen Pariwisata Ramah Hutan

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:25 WITA

Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA