Viral Video Aksi LMP Dibubarkan, Panglima LMP Beri Penjelasan

Jakarta – Telah viral video Ormas Laskar Merah Putih (LMP) yang ingin mengibarkan bendera “merah putih” sepanjang 21 meter di Jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, namun dibubarkan oleh puluhan aparat keamanan Satpol PP dan Kepolisian. Pembubaran aksi tersebut sempat membuat kemacetan para pengguna jalan umum. (17/8/2021).

Dalam aksinya, Ormas LMP berdalih dengan membentangkan bendera “merah putih” sepanjang 21 meter tersebut dan ingin membuktikan bahwa wilayah PIK sudah dikuasai asing.

Diantara kerumunan tersebut hadir Panglima Laskar Merah Putih Daeng Jamal beserta kuasa hukumnya yaitu Natalia Rusli pemilik Master Trust Law Firm.

Panglima Laskar Merah Putih Daeng Jamal mengatakan bahwa aksinya tersebut tidak lebih dari hanya sekedar melakukan tindakan nasionalisme di wilayah PIK karena menurutnya kawasan PIK telah dijajah oleh antek Asing sehingga dirasakan perlu untuk membangun rasa nasionalisme di wilayah tersebut.

“Yang pastinya yang pertama tujuan pembentangan bendera merah putih sepanjang 21 meter itu dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan, jadi momen ini kita gunakan,” kata Daenk Jamal di lokasi.

Daeng Jamal menambahkan, termasuk dimana di waktu masa kemerdekaan ini kita ingin membuktikan, selama ini asumsi-asumsi masyarakat keberadaan Pantai Indah Kapuk dianggap dikuasai oleh orang asing.

Namun masyarakat sekitar yang tidak mau disebutkan namanya menilai aksi tersebut adalah aksi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan karena tidak ada ijin maupun pemberitahuan secara resmi terhadap pihak manajemen pengelola PIK maupun dengan masyarakat setempat sehingga masyarakat sekitar merasa terganggu dengan adanya aksi tersebut. (*)

Simpan Gambar:

Rabu, 18 Agustus 2021

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Terjadi Lagi! Dugaan Kelebihan Rp2,47 M Tunjangan DPRD Makassar 2024, Komponen Tak Sesuai Tetap Dibayarkan
400 Penari Guncang TSM, ‘Makassar Menari 2026’ Semarakkan Hari Tari Sedunia
Purna Tugas di Gowa, Danramil Tompobulu Kapten Irhan Sijaya Tekankan Sinergitas TNI–Masyarakat
Tongkat Komando Kejati Sulsel Resmi Berpindah, Sila Pulungan Dilantik, Didik Farkhan Naik Jabatan
Satgas TMMD Kodim Jeneponto Tunjukkan Kekompakan, Rehab RTLH di Desa Arpal Capai 45 Persen
Buka Suara soal Polemik Aset SD Panjang, Wabub Bantaeng Akui Ada Pelanggaran saat Pembongkaran
Polres Poso Pimpin Gerakan Hijau di May Day 2026, Buruh Tetap Suarakan Kesejahteraan
Kinerja Moncer! Polda Sulsel Terbaik Nasional Pengelolaan Anggaran 2025, Ungguli 36 Polda
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:57 WITA

Terjadi Lagi! Dugaan Kelebihan Rp2,47 M Tunjangan DPRD Makassar 2024, Komponen Tak Sesuai Tetap Dibayarkan

Kamis, 30 April 2026 - 17:26 WITA

400 Penari Guncang TSM, ‘Makassar Menari 2026’ Semarakkan Hari Tari Sedunia

Kamis, 30 April 2026 - 14:49 WITA

Purna Tugas di Gowa, Danramil Tompobulu Kapten Irhan Sijaya Tekankan Sinergitas TNI–Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 13:01 WITA

Tongkat Komando Kejati Sulsel Resmi Berpindah, Sila Pulungan Dilantik, Didik Farkhan Naik Jabatan

Kamis, 30 April 2026 - 11:30 WITA

Satgas TMMD Kodim Jeneponto Tunjukkan Kekompakan, Rehab RTLH di Desa Arpal Capai 45 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 10:38 WITA

Buka Suara soal Polemik Aset SD Panjang, Wabub Bantaeng Akui Ada Pelanggaran saat Pembongkaran

Rabu, 29 April 2026 - 23:43 WITA

Polres Poso Pimpin Gerakan Hijau di May Day 2026, Buruh Tetap Suarakan Kesejahteraan

Rabu, 29 April 2026 - 22:40 WITA

Kinerja Moncer! Polda Sulsel Terbaik Nasional Pengelolaan Anggaran 2025, Ungguli 36 Polda

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Satresnarkoba Polres Poso Musnahkan Barang Bukti Sabu dari Dua Tersangka

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:12 WITA