Jeneponto, DNID.co.id – Kekompakan dan semangat kebersamaan ditunjukkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1425 Jeneponto saat melaksanakan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Jusman dan Burhanuddin, warga Dusun Arungkeke, Desa Arungkeke Pallantikang (Arpal), Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (29/4/2026).
Di lokasi pengerjaan, anggota Satgas terlihat bekerja terpadu dalam berbagai tahapan pembangunan. Mulai dari merangkai besi tulangan, menyiapkan material, hingga mengerjakan kontruksi, seluruh proses dilakukan secara gotong royong demi mempercepat penyelesaian renovasi rumah.
Dansatgas TMMD Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan kekompakan tim menjadi faktor utama dalam mendukung percepatan pembangunan RTLH tersebut.
“Kami bekerja saling mendukung satu sama lain, sehingga pekerjaan bisa lebih cepat selesai dan hasilnya maksimal,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menuturkan, kegiatan tersebut bukan sekadar membangun fisik rumah warga, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Interaksi selama proses pengerjaan dinilai mampu mempererat hubungan emosional sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
“Bagi kami bukan hanya kecepatan, tapi juga kualitas. Setiap bagian dikerjakan dengan teliti supaya hasilnya benar-benar kuat dan nyaman untuk ditempati oleh masyarakat,” tuturnya.
Kendati demikian, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa turut mengapresiasi keterlibatan warga. Baginya, kehadiran masyarakat di lokasi membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan menunjukkan semangat bahu membahu masih terikat kuat.
“Harapan kami, rumah yang dibangun ini nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa perubahan bagi kehidupan keluarga penerima manfaat. Inilah tujuan utama dari pelaksanaan TMMD,” ungkapnya.
Saat ini, katanya, progres renovasi tersebut sudah mencapai 45 persen. Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat rampung tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
“Kalau kita lihat di lapangan, progresnya sudah mencapai sekitar 45 persen. Artinya, pekerjaan berjalan sesuai rencana dan terus kami dorong agar bisa selesai tepat waktu,” tandasnya.
























