Siswa Jadi Korban Perundungan Senior di Ciputat, Orang Tua Lapor Polisi

Tangerang,DNID.co.id ​– Kasus perundungan dan kekerasan fisik kembali mencoreng dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Seorang siswa di salah satu lembaga pendidikan di kawasan Ciputat diduga menjadi korban pemukulan oleh seniornya, yang kini berujung pada laporan polisi.

​Peristiwa tersebut resmi dibawa ke ranah hukum melalui Polres Tangerang Selatan dengan nomor laporan: Lp/B/1234/IV/2026/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya pada tanggal 25 April 2026.

​Ibu korban, HS (34), warga Jombang, Kecamatan Ciputat, menyatakan kekecewaan mendalam atas insiden yang menimpa buah hatinya. Menurutnya, kejadian tersebut telah menyisakan trauma fisik dan psikis yang serius bagi sang anak.

​”Sebagai orang tua, saya sangat kecewa. Anak saya mengalami trauma serius. Langkah melaporkan ke pihak berwajib ini kami ambil sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di lembaga pendidikan. Sekolah seharusnya menjadi tempat menuntut ilmu, bukan tempat kekerasan,” ujar HS saat ditemui di kediamannya, Kamis (30/4).

​Berdasarkan keterangan HS, aksi kekerasan tersebut terjadi di dalam kamar asrama pada Kamis malam, 23 April 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga dini hari pukul 00.30 WIB.

​Korban diduga mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dari para seniornya dalam kondisi lampu kamar dimatikan.

​”Awalnya anak saya dipaksa menelan setengah batang rokok. Setelah itu, dia ditendang secara bergantian di bagian dada dan punggung, serta dipukul di bagian kepala, muka, dan telinga,” ungkap HS dengan nada getir.

​Pasca-kejadian, HS langsung mengambil tindakan cepat dengan membawa anaknya ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan ke dokter spesialis THT dan konsultasi dengan spesialis trauma healing.

​Selain menempuh jalur hukum di kepolisian, HS juga telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangerang Selatan untuk meminta pendampingan.

​”Saya berharap pihak kepolisian dan Dinas PPA dapat menangani kasus perundungan ini dengan serius dan tegas. Lembaga pendidikan harus kembali menjadi tempat yang aman bagi siswa,” tegasnya.

 

(Nuy)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 30 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WITA

PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA