Vaksin Usia Dini Segera Diberlakukan di Majene

Majene – Setelah vaksin secara umum berhasil mencapai target minimal 70%, kini target baru vaksin untuk usia dini akan di berlakukan di tanah air tercinta ini.

Strategi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan segera di berlakukan di wilayah Majene sebagai upaya percepatan program imunisasi dalam mencegah penularan COVID-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Banggae AKP Muhammad Sukri saat menghadiri kegiatan sosialisasi vaksinasi usia sekolah dasar  dari Dinas Pendidikan dan Dinkes Kabupaten Majene, Selasa (11/1/22) di SD No. 2 Kampung Baru.

Lebih lanjut disebutkan untuk pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia Dini akan menggunakan vaksin Sinovac. Untuk persyaratannya sendiri cukup muda calon peserta hanya membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) atau kartu identitas anak.

Pemberian Vaksin, sambung Kapolsek kepada anak sudah mendapat izin dari Balai pengawasan obat dan di jamin Aman.

“Adapun diadakan vaksin kepada anak dilakukan dengan pertimbangan bahwa penularan wabah virus Corona Covid-19 yang terpapar bukan hanya orang tua (Dewasa) namun juga banyak usia anak yang rentang terpapar COVID-19. Maka dari kasus tersebut, pelaksanaan vaksin usia dini harus segera di berlakukan,” tuturnya.

Wakil Bupati Majene yang turut langsung dalam kegiatan tersebut juga menegaskan vaksinasi usia 6 sampai 11 tahun  yang akan di laksanakan kepada siswa siswi Sekolah Dasar (SD), dosisnya di jamin aman dan halal.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruhnya bersama tetap memantau perkembangan anak paska vaksin.

“Jika mungkin terjadi dampak ringan seperti seperti demam, kondisi tubuh tidak stabil akan ada tim kesehatan yang segera memberikan penanganan medis,” tandasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 11 Januari 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru