Begini Tanggapan Para Tokoh Terkait Berhembusnya Isu SARA di Mamasa

Mamasa, BeritaQ.com – Masih segar di ingatan kita beberapa tahun lalu daerah Kabupaten Mamasa dilanda konflik horizontal. SARA menjadi isu sentral penyebab utama konflik yang sempat menjadi perhatian pemerintah pusat itu. Akhir – akhir ini, Isu Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) kembali berseliweran di Kabupaten Mamasa.

Lantas apa kata para Tokoh Masyarakat di Mamasa??

“Kerukunan umat beragama di Mamasa harus terus dijaga, karena apapun agamanya, semua tetap bersaudara,” tegas Ustad Ramli Ketua MUI Kabupaten Mamasa.

Selain itu menggunakan isu SARA untuk kepentingan tertentu jelas sudah tidak kontekstual untuk dilakukan saat ini.

“Kerukunan ummat beragama adalah harga mati di Kabupaten Mamasa,” ungkap Ketua FKUB Kabupaten Mamasa Pdt. Zakaria Sude, S. Th.

Kerukunan antar umat beragama, antar suku dan golongan pernah diuji cobakan lewat gemerlapnya gelaran MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an) Sulawesi Barat yang dipusatkan di Mamasa akhir 2016 lalu. Mayoritas pelaksana even besar khusus bagi umat muslim tersebut justru diisi oleh saudara – saudara kita yang bukan muslim.

Maka tak berlebihan jika Mamasa sebagai salah satu daerah yang sukses merawat keberagamaan sekaligus memelihara kebhinekaan masyarakatnya.

 

(Gid)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 21 Maret 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna
TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Aspirasi Syukuri UU Perlindungan Ketenagakerjaan Telah Disahkan 
Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Makassar, PERADI Bersatu Dorong Integritas Digital
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:04 WITA

Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:06 WITA

Aspirasi Syukuri UU Perlindungan Ketenagakerjaan Telah Disahkan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WITA

Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Makassar, PERADI Bersatu Dorong Integritas Digital

Berita Terbaru