Butuh Lompatan 3 Tingkatan untuk Raih Kabupaten Layak Anak

Luwu Utara, DNID Sulsel – Luwu Utara tetap menaruh perhatian atas upaya meraih predikat Kabupaten Layak Anak. Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam mewujudkan hal tersebut, termasuk menggandeng berbagai elemen masyarakat.

Atas upaya tersebut, Kabupaten berjuluk Bumi Lamaranginang ini telah meraih beberapa kali penghargaan, di antaranya penghargaan kategori Madya dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Kategori Madya merupakan kategori keempat dari lima kategori penghargaan KLA. Kategori pertama adalah KLA, kedua Utama, ketiga Nindya, keempat Madya, dan kelima Pratama.

Kendati demikian, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengingatkan, Luwu Utara belum menjadi Kabupaten dengan predikat Layak Anak.

“Luwu Utara belum menjadi Kabupaten Layak Anak, meski kita telah mendapatkan beberapa kali apresiasi,” ujar Indah mengingatkan.

Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan itu menyebut, Luwu Utara harus melakukan lompatan tiga tingkatan untuk dapat mencapai predikat tertinggi sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Tentu ini bukan perkara mudah, mengingat masih banyak hal yang mesti dibenahi,” ungkap Indah dihadapan peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Konvensi Hak Anak (KHA) dan KLA, di Hotel Elegant Masamba, Selasa (29/11/2022) lalu.

Untuk melakukan loncatan itu, menurut Bupati 2 Periode ini, di antaranya harus melakukan identifikasi atas berbagai permasalahan yang timbul, serta berupaya merumuskan solusi atas permasalahan tersebut.

Pihaknya optimis, Luwu Utara akan meraih predikat Kabupaten Layak Anak, jika semua pihak saling bahu-membahu, berkolaborasi dan bersinergi dalam memenuhi seluruh komponen penilaian Kabupaten Layak Anak.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 1 Desember 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA