Breaking News

Radio Player

Loading...

Rutan Kelas II Barru Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Jumat, 19 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

DNID.co.id- Kab. Barru. Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Amsar, menyematkan pin Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada jajaran pegawai, menandai keberhasilan Rutan Barru dalam meraih predikat WBK di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Penyematan Pin WBK digelar pada Kamis (18/01/2024) di Lapangan Apel Rutan Barru

Dalam amanatnya, Karutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang berkontribusi dalam mewujudkan Lingkungan kerja yang sehat dan berintegritas, sehingga mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi.

“Penyematan pin WBK tidak hanya formalitas, tetapi juga memiliki makna yang substansial, yakni menggelorakan kembali semangat untuk meraih predikat selanjutnya yakni Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)” terang Karutan

ads

Lebih lanjut, karutan menekankan pentingnya rencana yang matang untuk meraih WBBM. Oleh karena itu, seluruh pegawai dihimbau untuk menyusun rencana sebaik mungkin kemudian melaksanakannya dengan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejalan dengan nasihat ‘Rencanakan kerjamu dan kerjakan rencanamu’ yang diungkapkan oleh pimpinan tertinggi kita” Tutupnya Amsar. 18 januari 2024. Tutup.

Simpan Gambar:

Penulis : I 'Tisham Fajri

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kepala Rutan Kelas II Kab. Barru

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG Polri: Langkah Strategis Wujudkan Makan Bergizi Gratis
Mendukbangga Ajak Masyarakat Urus Sampah dari Keluarga untuk Dukung Gerakan ASRI
KSPSI Gelar Rakornas II: Konsolidasi 15 Federasi, Perjuangkan UU Kerja yang Adil dan Penguatan Koperasi
Kodim 0502/Jakarta Utara Bersama Forkopimko Gelar Korve Jaga Jakarta Bersih di Pesisir Marunda
Jadi Penguji Eksternal,Wamendagri: Chaidir Syam Terlalu Berani Soal Pilkada Maros 2024
Irwan Djafar Reses di Kompleks UNM, Siapkan Ambulans Gratis hingga Revitalisasi Fasilitas Olahraga
Ketum Forum PWI Merasa Diprank Terkait Audiensi Dengan BGN
Rekomendasi BPK Diabaikan? BPKD Gowa Sebut Uang Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta Belum Dikembalikan ke Kas Daerah
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:42 WITA

Mendukbangga Ajak Masyarakat Urus Sampah dari Keluarga untuk Dukung Gerakan ASRI

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:22 WITA

KSPSI Gelar Rakornas II: Konsolidasi 15 Federasi, Perjuangkan UU Kerja yang Adil dan Penguatan Koperasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:23 WITA

Kodim 0502/Jakarta Utara Bersama Forkopimko Gelar Korve Jaga Jakarta Bersih di Pesisir Marunda

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:27 WITA

Jadi Penguji Eksternal,Wamendagri: Chaidir Syam Terlalu Berani Soal Pilkada Maros 2024

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:21 WITA

Irwan Djafar Reses di Kompleks UNM, Siapkan Ambulans Gratis hingga Revitalisasi Fasilitas Olahraga

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:37 WITA

Ketum Forum PWI Merasa Diprank Terkait Audiensi Dengan BGN

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:44 WITA

Rekomendasi BPK Diabaikan? BPKD Gowa Sebut Uang Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta Belum Dikembalikan ke Kas Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:25 WITA

Tenaga Ahli Bupati Bantaeng Disoal, Praktisi Hukum Sebut ‘Jabatan Hutang Politik’

Berita Terbaru

Olahraga

2.000 Pelari Siap Getarkan HIPMI Run Strong 8 di CPI Makassar

Sabtu, 14 Feb 2026 - 00:02 WITA