Indahnya Lebaran Bersama ODGJ

 

Surakarta,DNIDBanten.co.id-Lebaran milik semua orang. Bukan cuma dirayakan orang dewasa dan anak-anak, tetapi juga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Itulah yang dirasakan ODGJ yang tinggal di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta.

Ada 42 ODGJ yang tinggal di Sentra Terpadu Prof. DR. Soeharso Surakarta, dan semuanya laki-laki berusia berkisar 20 tahun hingga yang paling tua sekitar 70 tahun. Dari ODGJ sebanyak itu, baru sembilan orang yang memiliki respon baik. Artinya bisa diajak ngobrol, belajar keterampilan dan membantu berbagai kegiatan di sentra mulai dari membersihkan halaman hingga mencuci piring. “Bahkan saat Ramadhan lalu, beberapa di antaranya ikut puasa dan sahur,” kata Indra Trisnowijayanto, salah seorang pengasuh ODGJ di Sentra Terpadu Prof. DR. Soeharso Surakarta. Pengasuh lainnya adalah Handri Saputro dan Handi Akbar.

Mereka bergiliran mendampingi ODGJ dan juga melayani 30 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tinggal di Sentra Terpadu Prof. DR. Soeharso Surakarta, mulai dari penyandang disabilitas fisik, disabilitas mental, disabilitas rungu dan wicara serta disabilitas lainnya. Butuh kesabaran, ketulusan dan pengabdian sepenuh hati menangani ODGJ. “Saya senang bertugas di sini dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka,” kata Indra yang bertugas menangani ODGJ sejak November 2022.

Salah satu pelajaran penting selama menangani ODGJ adalah rasa syukur kepada Tuhan karena diberikan kesehatan yang prima. Ada pepatah Latin yang bunyinya, “Bona valetudo melior est quam maximae divitae”, yang artinya kesehatan lebih berharga dari kekayaan yang melimpah. “Saya bersyukur, karena diberi kesehatan oleh Tuhan. Semoga bisa terus melayani teman-teman ODGJ,” kata Indra seraya menambahkan, kebahagiaan juga ia rasakan ketika ODGJ dinyatakan sembuh oleh dokter dan bisa dikembalikan kepada keluarganya. Sejak bertugas November 2022, setidaknya sudah enam orang ODGJ yang dikembalikan kepada keluarganya karena sudah memiliki respon bagus, sehat dan keluarga pun menerimanya kembali.

Meski demikian, ada juga kesedihan yang dirasakan Indra saat melayani ODGJ, yakni saat ODGJ sakit terutama yang responnya masih belum bagus. Mereka belum bisa diajak bicara sehingga tidak tahu apa yang menjadi keluhan mereka. Biasanya penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan dokter atau dengan rumah sakit jiwa.

Di saat Lebaran yang baru lalu, kebahagiaan juga dirasakan Indra Trisnowijayanto serta temannya, Handri Saputro dan Handi Akbar. Ketika gema takbir berkumandang saat subuh di hari Idul Fitri, beberapa ODGJ bersiap mengikuti Sholat Ied yang digelar di halaman Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta. ODGJ tersebut mengenakan sarung dan pakaian terbaik kemudian Sholat Ied bersama jemaah yang lain. Mereka kelihatan khusu mendengarkan khutbah Sholat Ied.

Setelah Sholat Ied, kebagiaan terpancar dari beberapa ODGJ ketika keluarganya menjenguk di saat Lebaran. Melihat hal itu, petugas Sentra Terpadu seperti Indra dan teman-temanya juga merasa bahagia. Kebahagiaan tersebut disertai doa tulus, semoga mereka sehat kembali sehingga bisa segera berkumpul dengan keluarga yang dicintainya. Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 21 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Kemensos

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan
MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:21 WITA

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Berita Terbaru