Penguatan Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Lakukan Ini

Dnid.co.id, Bulukumba – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kebangkitan ekonomi di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan, digelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Penandatanganan Fakta Integritas dan Kerjasama Antar Daerah di Padupa Resort, Bira, Bulukumba, pada tanggal 4 hingga 5 September 2024.

Acara ini mengusung tema Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan dan Kebangkitan Ekonomi di Wilayah Selatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari pemerintah daerah,antara lain Deputi BI,Wabup Selayar,Pj Bupati Jeneponto,Pj Bupati Bantaeng,Pj Bupati Sinjai dan instansi terkait lainnya , serta pelaku ekonomi di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah Kepala Daerah menandatangani Fakta Integritas dan Perjanjian Kerjasama Antar Daerah, sebagai wujud komitmen bersama dalam mengatasi tantangan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Dalam pembahasan utama di rapat koordinasi ini topik pengendalian inflasi dan ketahanan pangan menjadi isu strategis yang dibahas secara mendalam.

Pj Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh asistern perekonomian dr.H.M.Ichsan Mustari, M.H.M,dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menjaga ketersediaan pangan dan harga yang stabil. “Kerjasama antar daerah sangat diperlukan untuk menghadapi dinamika ekonomi global dan menjaga kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Dalam Rapat Koordinasi ini juga dilakukan pemaparan dari semua pimpinan masing masing Kabupaten,terkait tindakan yang telah dilajukan dalam menangani inflasi di kabupaten masing masing.

Pj Bupati Jeneponto dalam pemaparannya menyampaikan beberapa kegiatan yang telah di lakukan dalam menangani inflasi di kabupaten Jeneponto salah satu diantaranya adalah Gerakan Pangan Murah yang menjadi kegiatan rutin yang di lakukan,Pj Bupati Jeneponto juga menyampaikan beberapa komoditas andalan kab jeneponto di sektor pertanian yakni Bawang Merah yang menjadi Primadona.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah di wilayah selatan Sulawesi Selatan meliputi penguatan produksi pangan lokal, peningkatan akses distribusi komoditas, serta sinergi antar daerah dalam mengelola stok pangan dan pengendalian harga di pasaran terungkap dalam Rakor ini

Penandatanganan Fakta Integritas dan Kerjasama Antar Daerah menjadi puncak acara pada hari kedua. Fakta Integritas ini menegaskan komitmen para kepala daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama terkait inflasi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya kerjasama antar daerah ini, diharapkan tercipta rantai pasokan yang lebih kuat, sehingga mampu menekan potensi inflasi yang disebabkan oleh kelangkaan barang dan kenaikan harga. Para peserta sepakat bahwa sinergi dalam penyediaan pangan, pengelolaan sumber daya alam, dan kebijakan ekonomi yang terintegrasi akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan strategis yang akan diimplementasikan secara berkesinambungan oleh pemerintah daerah, guna memastikan inflasi tetap terkendali dan ekonomi wilayah selatan Sulawesi Selatan semakin tangguh.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini ditutup dengan optimisme bahwa melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan mampu menghadapi tantangan ekonomi global dan menjaga kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 7 September 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Herman

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru