Pasutri di Jeneponto Dilaporkan ke Polisi, Ini Kasusnya

Dnid.co.id, Jeneponto – Seorang kakek bernama Samsuddin (67) asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan melaporkan sepasang suami istri (Pasutri) di Polres Jeneponto.

Pasutri Muing dan Sarah dilaporkan karena diduga melakukan tindak pidana penggelapan ternak. Mereka menggelapkan Sapi milik Syamsuddin sebanyak dua kali yakni, pada tanggal 11 dan 21 Maret 2017.

Samsuddin mengatakan bahwa Muing mendatanginya dan ingin membantu menjualkan sapi miliknya ke Kalimatan. Hal itu membuatnya percaya. Samsuddin lalu memberikan 7 ekor sapi miliknya kepada M.

“Setelah itu (Sarah) yang datang menemui Samsuddin untuk meminta tambahan sapi. Saat itu dia berdalih bahwa mobil yang akan mengangkut sapi ke Kalimatan tidak akan bisa diberangkatkan jika tidak cukup 10 ekor,” kata Samsuddin pada Rabu (20/11/2024).

Saat itu, ia percaya dengan permintaan kedua Pasutri sehingga memberikan sapi miliknya untuk dijual. Namun sayang sampai sekarang hasil dari penjualan Sapi belum ia terima.

“Sampai sekarang saya tak kunjung menerima uang hasil penjualan sapi milikku,” terang dia.

Tidak terima hasil penjualan Sapinya itu. Saat ditanya mereka mengakui bahwa ternak tersebut tidak laku-laku.

“Saya sudah minta kembali Sapi nya. Tapi alasannya dia Ternak itu belum laku-laku,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, Samsuddin mengaku mengalami kerugian sekitar Rp205.500.000 juta.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 20 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Renaldy Pratama

Editor: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Berita Terbaru