Makassar, DNID Media Sulsel – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) BNN RI secara virtual yang dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Desember 2024 bertempat di Ruang Rapat Executive Kantor BNNP Sulsel Jl. Manunggal 22 Kel. Maccini Sombala Kec. Tamalate Kota Makassar.
Hadir secara virtual Koord. P2M Ishak Iskandar, SKM., M.Kes., Koord. Rehabilitasi Sudarianto, SKM., M.Kes., Penyidik Madya Kombes Pol. Dr. Agustinus Sollu, S.H., M.Si., beserta staf BNNP Sulsel.
Rapat Pimpinan secara virtual tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., yang bertempat di Ruang Tulip, Swiss-Bel Hotel, Kalimantan Utara. Turut hadir secara langsung Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., dan Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel AKBP. Ardiansyah, S.I.K., M.H.
Dilanjutkan Paparan oleh Seluruh Deputi tentang capaian kinerja masing-masing satker selama 1 tahun (Tahun Anggaran 2024), BNNP yang termasuk dalam prioritas tentang capaian kinerja masing-masing dan kendala yang dihadapi, Balai/Loka Rehabilitasi tentang capaian kinerja masing-masing dan kendala yang dihadapi, dan Evaluasi Sosial Media tentang Kampanye Hidup Sehat Tanpa Narkoba oleh Karo Humpro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum rapat pimpinan berakhir, Kepala BNN RI memberikan arahan “Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, kita dapat memaksimalkan tugas-tugas yang berat. Sebagai pimpinan BNN, saya harus bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas, anggaran, dan personil yang tidak mudah. maka dari itu, saya mengajak Satker lingkup BNN untuk mewujudkan itu semua”. lanjutnya, Kepala BNN RI memberikan penekanan, antara lain:
1. Pertemuan di Tarakan ini diutamakan untuk para Kepala BNNP dapat berdiskusi dan berkoordinasi mengingat jaringan narkotika yang terhubung dari Kaltara menuju wilayah Sulawesi. Karena jaringan ini menjadi satu kesatuan yang utuh, jadi pentingnya bekerja sama antara BNNP yang diketuai oleh Deputi Pemberantasan.
2. Salah satu Kampung Narkoba yang berada di Kalimantan Utara tentu membutuhkan bantuan kita, “saya berharap seluruh kepala BNNP untuk menggerakkan personil P2M setiap hari untuk datang langsung menyentuh masyarakat di kawasan rawan”.
3. Kuatkan kolaborasi bersama dengan Dinas-dinas dan mitra, lakukan kerja sama yang tematik yang mudah menyentuh masyarakat.
4. Periksa laporan keuangan dari Deputi, Balai/Loka Rehabilitasi, dan BNNP/BNNK
5. Efisiensi dalam penggunaan anggaran.
Penulis : 02 MR
Editor : Admin
Sumber Berita : Humas BNNP Sulsel






























