Ketua KKLR : Pembentukan Provinsi Luwu Raya Harus Sejalan Dengan Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah

Makassar, DNID Media Indonesia — Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, kembali mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ia menegaskan, cita-cita besar tersebut harus dilakukan seiring dengan upaya pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dari Kabupaten Luwu sebagai salah satu langkah strategis yang tidak terpisahkan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Makassar pada Selasa (31/12/2024), Hasbi menyampaikan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya adalah kebutuhan mendesak untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Tana Luwu.

“Kita sadari bersama bahwa Provinsi Luwu Raya ini adalah cita-cita dan kebutuhan bersama. Tujuannya jelas, yakni untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan dan meningkatkan pembangunan di Tana Luwu,” ujar Hasbi.

Namun, ia menekankan bahwa upaya pembentukan provinsi baru ini tidak dapat dilepaskan dari syarat administratif pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Salah satu syarat tersebut adalah terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah sebagai daerah baru hasil pemekaran dari Kabupaten Luwu.

“Ini harus sejalan diperjuangkan. Tidak boleh terpisah-pisah. Kita harus jemput momentum politik yang ada dengan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mewujudkan harapan bersama ini,” tegas Hasbi.

Hasbi juga menyoroti pentingnya persatuan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat Luwu Raya.

Menurutnya, keberhasilan perjuangan ini memerlukan kontribusi dari berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, politisi, hingga generasi muda yang memiliki perhatian khusus terhadap masa depan Luwu Raya.

“Saya mengajak kepada seluruh pihak yang memiliki concern terhadap Luwu Raya untuk memberikan kontribusi dan peran sesuai kapasitas masing-masing. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kesuksesan ikhtiar kita di tahun mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasbi mengungkapkan optimismenya bahwa tahun 2025 akan menjadi momen penting untuk mengakselerasi perjuangan ini.

Menurutnya, dukungan politik yang ada saat ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk mempersiapkan segala kebutuhan, baik dari sisi administratif, sosial, maupun politik.

“Insya Allah tahun 2025 kita optimalkan perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya dan sekaligus Kabupaten Luwu Tengah. Ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pemerataan pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.

Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya telah menjadi aspirasi yang lama disuarakan oleh masyarakat di wilayah ini.

Harapannya, dengan terbentuknya provinsi baru dan pemekaran kabupaten, wilayah Tana Luwu dapat mengalami kemajuan yang lebih signifikan, terutama dalam aspek infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi.

Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Luwu Raya sebagai salah satu kawasan strategis di Sulawesi Selatan. (AT/MT)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 31 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim Tahir

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah
Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi
Inovasi Tiada Henti
Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 06:05 WITA

Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi

Selasa, 22 September 2026 - 21:39 WITA

Inovasi Tiada Henti

Kamis, 17 September 2026 - 19:01 WITA

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WITA

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WITA

Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan

Berita Terbaru