Putra Sinjai, Perwira Tinggi Polri Kini Pimpin Divpropam

Berita Harian Jakarta, DNID.co.id – Irjen Abdul Karim saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadiv Propam Polri).

Posisi strategis tersebut resmi diembannya sejak Juni 2024. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1236/VI/KEP./2024 tanggal 25 Juni 2024.

Sebelumnya, Irjen Abdul Karim menjabat sebagai Kapolda Banten pada periode 2023 hingga 2024.

Abdul Karim, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995, menjadi salah satu sosok penting dalam institusi Polri.

Perwira tinggi ini lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 28 Februari 1974. Ia memiliki darah Bugis dari sang ayah, Haji Faried Gaffar, yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Karier Abdul Karim terus menanjak sejak awal penugasannya. Ia memulai pengabdiannya sebagai Kaur Bag Bangdik Ro Bangpers SDE SDM Polri.

Setelah itu, ia memegang berbagai jabatan penting, seperti Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Dirreskrimsus Polda Banten.

Pada 2013, Abdul Karim dipercaya menjabat Kapolres Kutai Kartanegara. Tugas tersebut ia emban dengan penuh tanggung jawab hingga 2014.

Kariernya semakin gemilang ketika ia menjadi Kapolres Metro Tangerang Kota pada 2019. Di bawah kepemimpinannya, berbagai kasus kriminal berhasil dituntaskan dengan efektif.

Pada 2023, Abdul Karim mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai Kapolda Banten. Sebagai Kapolda, ia fokus pada penegakan hukum, pembinaan masyarakat, dan pengamanan wilayah.

Selama masa tugasnya, ia berhasil menciptakan berbagai terobosan dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Kadiv Propam Polri menjadi tantangan baru bagi Abdul Karim. Posisi ini mengharuskannya menjaga integritas institusi Polri dengan mengawasi profesionalisme dan kedisiplinan internal.

Divpropam bertanggung jawab atas pembinaan profesi, penegakan disiplin, dan pelayanan pengaduan masyarakat terkait penyimpangan anggota Polri.

Abdul Karim tidak hanya dikenal sebagai seorang perwira tinggi yang berdedikasi, tetapi juga berasal dari keluarga dengan latar belakang pengusaha.

Ayahnya, Haji Faried Gaffar, pernah menjadi pengusaha sukses di Kabupaten Sinjai dan Surabaya. Di Sinjai, Haji Faried membangun Hotel AKA dan Perumahan AKA. Sementara itu, di Surabaya, ia dikenal sebagai ‘penguasa’ Pelabuhan Tanjung Perak.

Abdul Karim juga memiliki hubungan dekat dengan dunia kemasyarakatan. Kakaknya, Aisha Faried Gaffar, menjabat sebagai Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Jawa Timur.

Adiknya, seorang perwira menengah di TNI Angkatan Udara, juga mengabdi untuk negara.

Selain berprestasi dalam tugas, Abdul Karim memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia menamatkan pendidikannya di PTIK pada 2002, Selapa Polri pada 2006, Sespimmen Polri Dikreg 50 pada 2010, dan Sesko TNI Dikreg XLVIII pada 2021.

Sepanjang kariernya, Abdul Karim menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap institusi Polri. Pengalamannya di berbagai posisi strategis membuktikan kemampuannya dalam memimpin dan menyelesaikan berbagai tantangan.

Kini, dengan tugas sebagai Kadiv Propam, Abdul Karim terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nama baik institusi Polri.

Ia berfokus pada pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan Polri. Kiprah Abdul Karim menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara.

** Yustus/Benny

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 23 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yustus/Benny

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 446 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Berita Terbaru