Rahman Pina: Mentan Bikin Bangga, Jadi Lokomotif Swasembada Pangan dan Jadi Menteri Berkinerja Terbaik

Makassar.DNID.co.id- Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina mengatakan, Sulawesi Selatan merasa bangga dengan prestasi putera terbaiknya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman karena masuk dalam jajaran menteri yang memiliki kinerja terbaik dalam 100 hari kinerja Kabinet Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka.

Bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Sekretaris Kabinet Mayor Teddy, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Amran Sulaiman dinobatkan sebagai menteri yang memiliki kinerja terbaik lewat survey yang dirilis Indikator Politik Indonesia

“Sebagai orang Sulsel tentu kita bangga jika ada putra daerah yang berprestasi di tingkat nasional, memiliki kinerja terbaik dalam memberikan kontribusi besar dalam pembangunan di Indonesia,” kata Rahman Pina kepada wartawan, Senin 27 Januari 2025.

Rahman Pina pun menilai Andi Amran Sulaiman yang telah tiga kali dilantik sebagai Mentan memiliki komitmen untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Ia telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai target tersebut, diantaranya: Menggunakan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengatasi lahan kering dengan program darurat pangan dan pompanisasi
Memanfaatkan program Optimalisasi Lahan untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Pak Mentan Amran pun mengajak generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian, mengajak penyuluh pertanian untuk memanfaatkan teknologi, melibatkan TNI untuk memperkuat kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan. Ini terobosan yang luar biasa,” ungkap Politisi Partai Golkar itu.

Kinerja Mentan Amran pun sangat dirasakan oleh petani di Sulsel. Sebagai informasi untuk tahun 2025, Sulsel mendapat alokasi pupuk subsidi Rp. 4,1 Trilliun. Sama dengan tahun 2024 yang juga mendapat alokasi Rp.4.1 Trilyun.

Diketahui Sulsel merupakan produsen padi terbesar ke 4 se-Indonesia,
Volume pupuk pun naik 100 % dari tahun 2023 ke 2024. Kenaikan sangat signifikan ini diperoleh setelah Mentan Amran dilantik.

“Kinerja pak Mentan Amran juga sangat dirasakan oleh petani kita di Sulsel lewat peningkatan bantuan alat pertanian dan pupuk dari pusat,” terang Rahman Pina.

Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman masuk daftar enam besar menteri dengan kinerja terbaik versi survei Indikator Politik Indonesia, karena mencatat berbagai pencapaian signifikan dalam sektor pertanian.
Selama masa kepemimpinannya, produksi pangan nasional mengalami peningkatan, didukung oleh program modernisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta pemberdayaan petani melalui berbagai inisiatif strategis.

Selain itu, kebijakan diversifikasi pangan dan penguatan ketahanan pangan juga menjadi prioritas utama, membantu mengurangi ketergantungan pada impor serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan berbagai upaya ini, Andi Amran Sulaiman berhasil memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang sukses meningkatkan produksi dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari upaya Mentan yang berhasil menambah pupuk subsidi dan digencarkannya program pompanisasi.
“Untuk Sulawesi Selatan saja, tambahan pupuknya mencapai 877.000 ton, kemudian untuk pompanisasi sebanyak 4.355 unit. Ini besar sekali dan sangat membantu petani kami di musim kemarau seperti sekarang,” ujar Zudan akhir tahun lalu.(RP/MT)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 28 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim Tahir

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani
Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton
Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang
Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali
Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional
Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan
Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka
Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:29 WITA

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton

Jumat, 25 September 2026 - 21:09 WITA

Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang

Selasa, 22 September 2026 - 20:37 WITA

Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:49 WITA

Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WITA

Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:15 WITA

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:11 WITA

Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari

Berita Terbaru