Koalisi Aktivis Laporkan Proyek Asal-Asalan di Jalan Poros Bokin Toraja Utara Ke Kejati Sulawesi Selatan

Berita Harian DNID-TORAJA UTARA – Koalisi pegiat antikorupsi Sulsel menduga ada potensi penyimpangan dalam proyek pengerjaan jalan poros Tombang-Saruran yang menghubungkan Dusun Ulusalu, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara. Aktivis akan melaporkan temuan ini ke Kejaksaan Tinggi Sulsel.

“Jadi ada beberapa temuan di lapangan. Pertama ada indikasi pengerjaan tidak memenuhi standar spesifikasi. Kedua, pengerjaan dilakukan asal-asalan hingga menurunkan bobot atau mutu jalan,” jelas pegiat antikorupsi yang juga Direktur Laksus Muhammad Ansar, Rabu (5/2/2025).

Menurut Ansar, pelaksana proyek sengaja menurunkan bobot jalan untuk mendapatkan keuntungan besar.

Selain itu, asa indikasi mark up dalam proyek yang memungkinkan melibatkan pejabat terkait.

“Semua sedang kita telaah. Dokumen pelaporan juga tengah disusun untuk segera disodorkan ke kejaksaan,” jelas Ansar.

Bersama dokumen itu kata Ansar akan disertakan beberapa rekaman gambar dan video mengenai kondisi proyek.

Termasuk rekaman spesifikasi material yang diduga menyalahi standar mutu.

“Jadi itu lengkap. Akan kita jadikan bukti bahwa proyek ini memang bermasalah. Ya jelas ujungnya adalah indikasi korupsi,” tandas Ansar.

Proyek pengaspalan jalan di Dusun Ulusalu, Kelurahan Bokin dikerjakan oleh PT Gangking.

Proyek ini juga sebelumnya sudah menuai protes dari warga setempat.

Warga mempertanyakan kualitas material yang dipakai yang sangat rendah. Warga mendesak agar dilakukan audit atas proyek ini.

Peneliti Laksus, Mulyadi mengatakan, perlu ada penelusuran mengenai riwayat lelang tender pada proyek ini.

Karena biasanya kontraktor ‘nakal’ itu dimenangkan lewat proses tender yang menyalahi prosedur.

“Banyak proyek bermasalah itu karena dikerjakan oleh kontraktor bermasalah. Mereka bisa menang tender karena ada kongkalikong di dalam,” paparnya.

Mulyadi mengemukakan, jika ditemukan ada proses kolusi dalam penetapan pemenang tender, maka kontraktor harus di-blacklist.

Ini Alasannya kata dia, kontraktor yang menang lewat proses yang menyalahi prosedur, cacat administratif.

“Akan kita telusuri riwayat lelang ini. Ada tidak masalah dalam prosesnya. Kalau ada maka kami akan mengambil langkah-langkah hukum,” imbuhnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 5 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yustus

Editor: Abdi

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 100 kali dibaca
Koalisi Aktivis Laporkan Proyek Jalan Bokin Toraja Utara Ke Kejati Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA