Miris! Oknum Kades di Jeneponto Kesal Aniaya Pacar Usai Ditolak Berhubungan Intim

Berita Harian, dnid.co.id Jenponto – Salah satu oknum kepala desa di Kecamatan Jeneponto, Sulawesi Selatan bernama supandi diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan berisinal W (21).

Perempuan asal Kecamatan Bangkala Barat ini dianiaya oleh Supandi pada hari Kamis 30 Januari 2025 malam disaat ajakannya untuk berhubungan intim ditolak oleh W.

Untuk diketahui, Supandi dan W menjalin hubungan pacaran, meski dari keterangan W diketahui bahwa Supandi telah beristri dan memiliki anak.

Diduga disaat kejadian, Supandi dalam keadaan mabuk.

“Saya tolak ajakannya karena dia dalam kondisi mabuk minum alkohol,” ungkap W, Kamis (06/02/2025).

Karena ajakannya untuk berhubungan intim ditolak oleh W, Supandi kemudian melakukan penganiayaan.

“Kemungkinan dia emosi kemudian pukul saya, na cekik, na banting ka sampai na dorong ka sampai jatuh,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya belum melapor ke pihak kepolisian karena oknum kepala desa ini telah diberikan peringatan oleh saudara W. Namun, peringatan tersebut tak membuat Supandi bergeming.

“Tapi tidak lama datang lagi. Barang-barang di kamarku na kasi hambur semua,” tuturnya.

Akibatnya penganiayaan dan pengancaman yang berulang yang dilakukan oleh oknum kepala desa ini, W akan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Saya akan melaporkan dia ke pihak kepolisian,” tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 6 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 1,352 kali dibaca
Miris! Oknum Kades di Jeneponto Kesal Aniaya Pacar Usai Ditolak Berhubungan Intim

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru