Ketua Bidang PTKP HMI Cab. Pinrang Menduga Keras THM Ilegal Dibeckup Kapolres Pinrang !!!

Pinrang,DNID.co.id – Ketua Bidang Perguruang Tinggi dan Kemahasiswaan (PTKP) HMI Cabang Pinrang, angkat bicara terkait adanya sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) diduga keras di beckup Kapolres Pinrang yang beroperasi Tanpa memiliki Izin resmi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sukri selaku ketua Bidang PTKP HMI Cabang Pinrang menilai Bahwa,keberadaan THM (Diskotik) ilegal ini tidak hanya melanggar peraturan, tetapi juga berpotensi merusak masyarakat, khususnya generasi muda di bumi lasinrang akibat miras yang sudah diedarkan secara terang-terangan .

hal tersebut betul-betul menjadi Atensi KAPOLRES PINRANG dan PEMERINTAH DAERAH Kabupaten Pinrang untuk memberantas THM ilegal demi terciptanya Keamanan dan ketentraman yang menjadi misi bersama .

“Saya menduga bahwa ada back up dari Polres pinrang dan pemerintah daerah karena Hanya 1-2 THM ilegal kabupaten pinrang yang telah dilakukan operasi yang menyita beberapa dos minuman merek bintang, anggur merah, namun sanksi dan proses hukumnya sejauh ini belum disampaikan ke publik oleh kasat Reskrim Polres Pinrang “ ujarnya Keawak media, Selasa (11/03/2025).

Ia menambahkan bahwa, Sangat di sayangkan karena polres pinrang dan pemerintah daerah tidak mampuh melakukan operasi untuk melakukan penutupan terhadap salah satu THM ilegal yang berada di pusat kota di kabupaten pinrang (Zona Cafe The M Hotel) yang masih beroprasi sampai saat ini di bulan suci Ramadhan.

Hal ini merupakan ancaman yang serius bagi citra kepolisian Polres Pinrang karna bisa saja merusak nama baik institusi kalau tidak di tindak dengan serius dan tegas.

“saya selaku Kabid PTKP HMI CABANG PINRANG meminta kepada Kapolres pinrang dan pemerintah daerah kabupaten pinrang Tidak main-main serta melakukan sesegera mungkin penutupan semua THM ilegal yang ada di kabupaten pinrang yang meresahkan masyarakat dan merusak ganerasi muda” Ucap, Sukri Ketua Bidang Perguruang Tinggi dan Kemahasiswaan (PTKP) HMI Cabang Pinrang

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 11 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Abdi M Said

Sumber Berita: Redaksi sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WITA

Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru