Berita Harian, dnid.co.id – Diduga seorang pria berinisial SN asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.
Hal ini terungkap dari salah satu sumber yang tinggal di sekitar area gudang penampungan BBM jenis Solar milik SN yang terletak di daerah Borong Karamasa Kecamatan Palllangga, Kabupaten Palllangga.
“Iye ada gudangnya SN di salah satu Desa di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa,” ungkap sumber yang tak ingin disebutkan namanya.
Sekedar diketahui, diduga SN melakukan tindakan penimbunan itu sudah lama. Caranya adalah mengumpulkan BBM jenis solar bersubsidi, yakni menggunakan kendaraan roda empat dan kendaraan bermotor.
SN membeli Solar bersubsidi di sejumlah SPBU di wilayah Gowa dan sekitarnya.
“Kerjanya pelangsir ini kumpul solar di beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Gowa lalu di kumpulkan di Gudang milik SN,” tambahnya.
Dalam sehari, SN mampu mengumpulkan BBM Solar bersubsidi sebanyak 5 sampai 10 ton. Kemudian dia menyimpan di gudang dan akan menjual di sejumlah perusahaan besar/ternama di Makassar dan sekitarnya.
“Kalau sudah banyak tersimpan di gudang nya, dia lalu menjual di berbagai perusahaan. Yang saya tau dia jual di perusahaan besar seperti PT M*s*n, PT R*n*l , PT C**ra dan banyak lainnya,” ungkap sumber.
Hingga saat ini operasi yang dilakukan oleh SN belum tersentuh oleh aparat kepolisian. Sementara mobil yang biasa digunakan oleh dia, yakni Inova, Pajero dan lainnya
“Sampai sekarang masih melakukan operasi, dia simpan gudang jenis tandom,” ucapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, SN membantah kepemilikan gudang yang disinyalir menimbun solar tersebut.
“Tidak ada itu. Sudah ketemu sama admin (dnid) kemarin. Saya sempat minta nomor rekeningnya sekedar berbagi pembeli bensin tapi belum dia kirim. Sayakan orangnya mau bersahabat juga” ujarnya.
Terpisah, kami juga meminta tanggapan Kasatreskrim Polres Gowa AKP Bahtiar mengenai informasi adanya gudang penimbunan BBM jenis solar di Kabupaten Gowa.
“Terimakasih,nanti kami cek kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

























