Buntut Ledakan Amunisi TNI di Garut, Ketua DPR RI Desak Komisi I Panggil Panglima TNI Beserta Jajarannya
Berita Harian, dnid.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak agar Komisi I DPR segera memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta jajaran untuk dimintai penjelasan terkait insiden ledakan dalam pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat.
Seperti yang diketahui, telah terjadi ledakan amunisi afkir milik TNI AD pada Senin pagi (12/03) di Garut menelan 13 korban jiwa, sembilan di antaranya warga sipil dan empat lainnya anggota TNI.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyayangkan peristiwa ledakan tersebut. Ia kemudian berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali lagi, terlebih sampai melibatkan masyarakat sipil.
” Ini harus dievaluasi kenapa itu terjadi dan lain kali jangan sampai kemudian melibatkan masyarakat sipil,” ujar Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Olehnya itu, Puan Maharani mendesak Komisi I DPR RI untuk memanggil Panglima TNI beserta jajarannya.
” Tentu saja nanti Komisi I harus bisa memanggil Panglima dan Danrem dan atau jajaran yang pada saat kejadian terlibat atau kemudian bertanggungjawab,” desaknya.
*dito
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Buntut Ledakan Amunisi TNI di Garut, Ketua DPR RI Desak Komisi I Panggil Panglima TNI Beserta Jajarannya
SELASA, 20 MEI 2025
Berita Harian, dnid.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak agar Komisi I DPR segera memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta jajaran untuk dimintai penjelasan terkait insiden ledakan dalam pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat.
Seperti yang diketahui, telah terjadi ledakan amunisi afkir milik TNI AD pada Senin pagi (12/03) di Garut menelan 13 korban jiwa, sembilan di antaranya warga sipil dan empat lainnya anggota TNI.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyayangkan peristiwa ledakan tersebut. Ia kemudian berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali lagi, terlebih sampai melibatkan masyarakat sipil.
" Ini harus dievaluasi kenapa itu terjadi dan lain kali jangan sampai kemudian melibatkan masyarakat sipil," ujar Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Olehnya itu, Puan Maharani mendesak Komisi I DPR RI untuk memanggil Panglima TNI beserta jajarannya.
" Tentu saja nanti Komisi I harus bisa memanggil Panglima dan Danrem dan atau jajaran yang pada saat kejadian terlibat atau kemudian bertanggungjawab," desaknya.