Harga Pupuk Melonjak, Distributor: Kalau Ada Unsur Pidana, Laporkan Saja

BONE, DNID.co.id – Menanggapi keluhan petani dan desakan dari LP-KPK terkait penjualan pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kios pupuk subsidi milik Rahmi, atau yang akrab disapa Ibu Dede di Kecamatan Palakka, pihak distributor pupuk subsidi, Semoga Raya Ode, memberikan klarifikasinya, Jumat (23/05/2025).

 

Ode menegaskan bahwa peran distributor menyalurkan pupuk hingga ke kios resmi, bukan ke kelompok tani atau langsung ke petani.

 

” Distribusi kami hanya sampai di kios. Urusan dari kios ke kelompok tani atau petani, itu di luar tanggung jawab kami. Kami tidak mencampuri urusan di luar jalur distribusi resmi,” ujar Ode kepada perwakilan LP-KPK, Andi Sunil.

 

Ia juga menegaskan bahwa pupuk subsidi harus dijual sesuai HET, yaitu jika petani mengambil sendiri pupuk dari kios tanpa bantuan tenaga angkut (buruh), maka itulah harga yang sah sesuai ketentuan pemerintah.

 

“HET berlaku ketika petani ambil sendiri dan angkat sendiri dari kios. Tidak boleh ada tambahan biaya yang mengakibatkan harga melewati HET,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Ode menambahkan bahwa pupuk subsidi tidak boleh digabung atau dipaketkan dengan pupuk nonsubsidi, karena hal itu melanggar aturan distribusi.

 

Terkait lokasi penyimpanan, Ode menegaskan bahwa gudang resmi berada di Passippo, bukan di Macanang, tempat kios pengecer yang menjadi sorotan saat ini.

 

Menanggapi laporan dugaan pelanggaran, pihak distributor berencana mengambil langkah tegas.

 

” Kami akan memanggil pengecer terkait. Kalau setelah kami konfirmasi ternyata benar melanggar, maka akan kami berikan teguran resmi. Bila teguran itu tidak diindahkan, wilayah distribusi pengecer tersebut akan kami kurangi,” jelas Ode.

 

Sebagai penutup, Ibu Ode mengatakan kepada perwakilan LP-KPK, Andi Sunil, bahwa jika terdapat temuan yang merugikan petani dan mengandung unsur pidana, maka sebaiknya dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) atau dinas terkait.

 

” Kalau memang ada yang merugikan petani dan diduga ada pidananya, laporkan saja ke APH atau dinas terkait,” tegasnya.

 

Pihak distributor menyatakan komitmennya untuk mendukung penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran dan sesuai aturan.

 

Disamping itu, Menteri Pertanian, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, Pernah menanggapi tegas masalah hal yang serupa.

 

” Kalau ada yang main-main naikkan harga, izinnya saya cabut. IUP-nya saya hentikan. Beritakan saja,” tegas Mentan Amran.

 

Ia menambahkan, pemerintah sudah bekerja sama dengan Kapolri, Panglima TNI, dan Kejaksaan untuk mengawasi distribusi pupuk.

 

“Kapolda hadir, kami sudah MoU. Semua bergerak agar pupuk sampai ke petani yang berhak,” jelasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 23 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Admin

Sumber Berita: LP-KPK

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani
Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton
Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang
Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali
Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional
Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan
Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka
Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari
Berita ini 310 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:29 WITA

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton

Jumat, 25 September 2026 - 21:09 WITA

Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang

Selasa, 22 September 2026 - 20:37 WITA

Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:49 WITA

Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WITA

Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:15 WITA

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:11 WITA

Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA