Warga Desak Polsek Tellu Siattinge Lakukan Pemeriksaan 3 Terduga Pencuri Sapi di Bone

DNID BONE – Enam bulan pasca pencurian enam ekor sapi jenis limosin milik H. Suradi di Dusun Weddae, Desa Patangga, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, kasus ini belum juga menunjukkan tanda-tanda akan terungkap. Kekecewaan pun kian memuncak di tengah masyarakat.

Warga mendesak pihak Polsek Tellu Siattinge agar lebih serius mengusut kasus ini, termasuk memeriksa secara intensif tiga nama yang disebut oleh Connang saksi kunci dalam kasus tersebut.

Tiga nama itu berinisial IB (yang disebut sebagai mata-mata), CM (yang diduga membawa sapi), dan ST (yang disebut sebagai penjaga sapi di wilayah Lemppong, Kabupaten Wajo).

Tokoh masyarakat setempat, Suka, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar di rumah Kepala Desa Patangga pada 2 Mei 2025 lalu, Kapolsek Tellu Siattinge AKP Andi Muhammad Siregar secara terbuka menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi empat nama terduga pelaku. Namun, karena kekurangan bukti, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Pak Kapolsek sendiri bilang begitu di depan warga dan Pak Kapolres, bahwa sudah ada nama-nama yang dicurigai, tapi katanya belum cukup bukti,” ungkap Suka.

Ia menambahkan, warga khawatir jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut, kepercayaan terhadap aparat akan memudar.

“Kalau masyarakat sampai bertindak sendiri, siapa yang akan disalahkan? Makanya kami minta aparat jangan hanya janji dan slogan, tapi buktikan,” lanjutnya.

Senada, Kaimuddin juga menegaskan bahwa nama-nama tersebut disebutkan Connang di beberapa kesempatan dan tempat.

“Dia pernah sebut nama-nama itu di warkop depan Polsek didengar oleh beberapa orang bahkan disebut di hadapan Kanit Reskrim, di ungkapkan juga dirumah korban,” ujarnya.

Kaimuddin juga menyinggung pernyataan Kapolsek yang disebut kalau sapi hasil curian diduga berada di dua lokasikal

“Pak Kapolsek sampaikan langsung ke Pak H Suradi, katanya ada di Bone dan juga di Soppeng. Kami juga mendengar langsung,” tegasnya.

Namun saat dikonfirmasi, Senin (16/06/2025). Kapolsek AKP Andi Muhammad Siregar membantah pernyataan tersebut.

“Saya tidak pernah mengatakan sapinya terbagi dua lokasi. Yang saya maksud adalah penyelidikan dilakukan ke beberapa kabupaten seperti Bone, Soppeng, Sinjai dan Wajo karena sapi bisa saja dibawa ke tempat-tempat itu,” jelas Kapolsek.

Kapolsek juga menegaskan bahwa anggota sudah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan semua nama yang dicurigai, tetapi belum ada bukti bukti dan saksi yang mengarah bahwa ini memang pelaku

Dalam tahap Lidik Selain memeriksa Connang termasuk juga yang disebutkan pihaknya juga mencari saksi lain yang mendukung pernyataan Connang itu tapi tidak ada.

“Kami sudah interogasi semua yang disebutkan Connang. Bahkan ada yang sempat ditahan, tapi tidak mengaku. Masih belum ada bukti dan saksi kuat,” ujarnya.

Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh Usman. Dia menegaskan bahwa penahanan yang dimaksud Kapolsek bukan terkait kasus sapi.

“Itu bukan kasus sapi, tapi kasus perempuan. Semua masyarakat di sini tahu, orang yang disebut pelaku itu diamankan karena kasus perempuan, bukan karena sapi,” tegas Usman.

Warga berharap Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.IK., M.Tr., memberikan atensi lebih terhadap kasus ini agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tetap terjaga.

“Kalau seperti ini terus, ke mana lagi kami harus mengadu? Kami minta Kapolres turun tangan langsung agar kasus ini segera diungkap,” tutup Suka.

Simpan Gambar:

Selasa, 17 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Admin

Sumber Berita: DNID

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Buser Naga Bekuk Pelaku Pencurian Alpukat, Tiga Pelaku Lain Masih Diburu
Buser Naga Ringkus Residivis Muda Bobol Sembilan Rumah
Viral Dugaan Pemerasan Oknum Polisi, Ini Klarifikasi Kasat Narkoba Polres Barru
Polres Bangka Barat Warning Penambang Laut Ilegal
Selidiki Kasus Pencurian HP, Tim Pegasus Jeneponto Malah Ciduk Wanita Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil
Cegah Tindak Kriminal dan Barang Berbahaya, Polsek Pamona Selatan Gelar Patroli Dialogis di Pasar Tradisional
Tiga Oknum Polda-Polres Barru Diduga Peras Pemuda Puluhan Juta Usai Dituduh Terlibat Narkoba
Kasus Busur Panah di Walenrang Tuntas, Tiga Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:52 WITA

Buser Naga Bekuk Pelaku Pencurian Alpukat, Tiga Pelaku Lain Masih Diburu

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:10 WITA

Buser Naga Ringkus Residivis Muda Bobol Sembilan Rumah

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:04 WITA

Viral Dugaan Pemerasan Oknum Polisi, Ini Klarifikasi Kasat Narkoba Polres Barru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:00 WITA

Polres Bangka Barat Warning Penambang Laut Ilegal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:46 WITA

Selidiki Kasus Pencurian HP, Tim Pegasus Jeneponto Malah Ciduk Wanita Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:29 WITA

Cegah Tindak Kriminal dan Barang Berbahaya, Polsek Pamona Selatan Gelar Patroli Dialogis di Pasar Tradisional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:21 WITA

Tiga Oknum Polda-Polres Barru Diduga Peras Pemuda Puluhan Juta Usai Dituduh Terlibat Narkoba

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:57 WITA

Kasus Busur Panah di Walenrang Tuntas, Tiga Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berita Terbaru

@Foto Ilustrasi Sumber

Kriminal Hukum

Buser Naga Bekuk Pelaku Pencurian Alpukat, Tiga Pelaku Lain Masih Diburu

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:52 WITA

Kriminal Hukum

Buser Naga Ringkus Residivis Muda Bobol Sembilan Rumah

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:10 WITA

Peristiwa

Drama Evakuasi WNA Amerika Pecah Tengah Laut

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:40 WITA