Begini Klarifikasi Pimpinan ASLAM TOUR Atas Tuduhan Dugaan Penipuan Jemaah Haji Dari Travelnya

Dnid.co.id || Makassar. Menanggapi pemberitaan dan tuduhan yang beredar terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana jamaah haji asal Jawa, pimpinan Aslam Group, Asmar Lambo, menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus hak jawabnya.

“Aslam tidak pernah menerima pendaftaran langsung dari jamaah haji tersebut. Jamaah mendaftar melalui PT. Annisa Ahmada Travelindo (ITS Travel) yang dipimpin oleh Ibu Erni Khairunnisa,” ujar Asmar Lambo.

Menurut Asmar, mekanisme yang terjadi adalah PT. Annisa Ahmada membeli paket haji kepada Aslam Group, dan pihak Aslam Group kemudian membelikan paket haji melalui PT. Rehlatuna Handling Internasional.

“Tidak ada unsur penipuan atau penggelapan, karena kami tidak bersentuhan langsung dengan jamaah. Semua transaksi dilakukan antara PT. Annisa Ahmada dan jamaah yang mendaftar melalui travel tersebut,” tegasnya.

Kesepakatan Visa Amil,
Asmar menjelaskan bahwa awalnya keberangkatan direncanakan menggunakan visa haji Vuroda. Namun, karena pada tahun 2025 visa tersebut tidak dikeluarkan oleh pemerintah Saudi, maka atas kesepakatan bersama dengan PT. Annisa Ahmada, diputuskan untuk menggunakan visa Amil yang difasilitasi oleh PT. Rehlatuna Handling Internasional.

“Jamaah juga telah melakukan biometrik dan manasik dengan penjelasan bahwa visa yang digunakan adalah visa Amil sesuai kesepakatan PT. Annisa Ahmada,” tambah Asmar.

Aslam Mengaku Jadi Korban,
Asmar menegaskan bahwa dirinya justru merupakan korban yang mengalami kerugian lebih besar.

Seluruh biaya paket haji dan akomodasi sudah kami setorkan ke PT. Rehlatuna Handling Internasional. Namun, Qadarullah, tasreh (izin resmi haji) tidak keluar dari pihak Rehlatuna

Asmar mengaku telah menuntut pengembalian dana dari PT. Rehlatuna, namun hingga kini proses tersebut masih berjalan.

Terkait somasi dari Erni Khairunnisa yang telah dilayangkan dua kali, Asmar menyatakan telah merespons dan meminta pertemuan dilakukan di Jakarta karena kesibukannya, namun tidak ada kesepakatan waktu.

“Belum selesai persoalan ini, saya justru menerima ancaman akan dipublikasikan secara negatif dan dimediasi oleh pihak tertentu. Hal ini jelas merugikan nama baik saya, travel saya, tim, dan jamaah kami yang lain,” tegasnya.

Aslam juga menambahkan, Aslam group tdk memberangkatkan haji karena PT ASLAM GROUP tidak memiliki izin PIHK, yang memberangkatkan itu PT ANNISA AHMADA TRAVELINDO yang di pimpin oleh Erni khairunnisa. namun disini Aslam hanya menjadi perantara untuk pembelian paket haji di PT. REHLATUNA HANDLING INTERNASIONAL.
Himbauan kepada Masyarakat.

Sebagai penutup, Asmar mengajak masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dan hanya mendengar dari satu pihak.

“Kami berharap masyarakat lebih bijak menyikapi persoalan ini. Bagi kami, ini menjadi pembelajaran untuk terus meningkatkan pelayanan dan melakukan perbaikan agar ke depan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Hak jawab ini disampaikan sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 sebagai bentuk klarifikasi dari pihak yang diberitakan.

Simpan Gambar:

Selasa, 29 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaktur

Sumber Berita: Yudha

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polsek, Babinsa, dan FKPM Temui Keluarga Korban Penikaman di Tompobulu
Kesadaran Mengalahkan Konflik : Warga Walenrang Serahkan Senjata
Kepastian Hukum yang Tertunda: Ujian Integritas Penegakan Hukum di Jeneponto
Polres Palopo Lakukan Penyelidikan Kasus Dugaan Penganiayaan Imam Masjid di Benteng
Polsek Biringkanaya Amankan 13 Pemuda Tawuran dan Sita Busur Panah
Petugas Rujab Jeneponto Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
Satreskrim Polres Poso Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Lore Utara, Tersangka Peragakan 24 Adegan
Laksus Surati Kejagung, Minta Atensi atas Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 03:57 WITA

Polsek, Babinsa, dan FKPM Temui Keluarga Korban Penikaman di Tompobulu

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:55 WITA

Kesadaran Mengalahkan Konflik : Warga Walenrang Serahkan Senjata

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:43 WITA

Kepastian Hukum yang Tertunda: Ujian Integritas Penegakan Hukum di Jeneponto

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:26 WITA

Polres Palopo Lakukan Penyelidikan Kasus Dugaan Penganiayaan Imam Masjid di Benteng

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:32 WITA

Polsek Biringkanaya Amankan 13 Pemuda Tawuran dan Sita Busur Panah

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WITA

Petugas Rujab Jeneponto Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:19 WITA

Satreskrim Polres Poso Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Lore Utara, Tersangka Peragakan 24 Adegan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:59 WITA

Laksus Surati Kejagung, Minta Atensi atas Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Polsek, Babinsa, dan FKPM Temui Keluarga Korban Penikaman di Tompobulu

Senin, 4 Mei 2026 - 03:57 WITA

Serba-Serbi

Pemkab Gowa Dorong Promosi Potensi Wisata Alam di Bungaya

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:59 WITA

Kriminal Hukum

Kesadaran Mengalahkan Konflik : Warga Walenrang Serahkan Senjata

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:55 WITA