Tiga hari penuh disiplin, kreativitas, dan adu ketangkasan berakhir dengan pesan keras soal keselamatan berlalu lintas.
Bone, DNID.co.id – Sebanyak 1.419 pelajar dari 39 sekolah tingkat SLTA/SMK/MA dan SLTP/MTS se-Kabupaten Bone mengikuti Perkemahan Terpadu Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari di Lapangan Sepak Bola Dusun Bakke, Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.
Kegiatan yang dipusatkan sebagai ajang pembinaan generasi pelopor keselamatan berlalu lintas itu resmi berakhir pada Minggu sore (3/5/2026), dengan Kanit Kamsel Satlantas Polres Bone IPDA Chandra Wijaya bertindak sebagai Inspektur Upacara penutupan.
Perkemahan tersebut tak hanya diisi materi kedisiplinan dan pembinaan PKS, namun juga dirancang untuk mengasah kreativitas, kepemimpinan, hingga kemampuan komunikasi para pelajar dalam menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama menegaskan, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah di tengah perkembangan era digital yang semakin kompleks.
“Perkemahan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan wawasan dan keterampilan dalam bidang lalu lintas serta memperkuat sikap disiplin dan tanggung jawab,” kata AKP Riyanda Putra Utama.
Dia menjelaskan, keberadaan PKS di sekolah memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan edukasi keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas pelajar sekaligus meningkatkan peran aktif PKS dalam menegakkan ketertiban berlalu lintas di era digitalisasi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai lomba dan kegiatan lapangan mulai dari yel-yel, ketangkasan lapangan, senam 12 gatur lantas kreasi, tata boga, video kreatif, dance, fashion show hingga nyanyi solo.
Satlantas Polres Bone menilai pendekatan kreatif tersebut menjadi cara efektif untuk menanamkan nilai disiplin dan keselamatan berlalu lintas kepada pelajar tanpa menghilangkan unsur edukasi dan pembinaan karakter.
Selain kompetisi, kegiatan itu juga menjadi ruang mempererat hubungan antarpelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bone.
“Melalui perkemahan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang aturan lalu lintas, tetapi juga keterampilan kepemimpinan dan kreativitas dalam menyampaikan edukasi kepada teman-temannya,” lanjut AKP Riyanda.
Dalam hasil akhir perlombaan, SMPN 1 Ulaweng dan SMAN 15 Bone berhasil keluar sebagai juara umum pada kategori masing-masing.
Kasat Lantas berharap seluruh peserta mampu membawa pengalaman selama perkemahan ke lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas serta menjadi contoh bagi siswa lain dalam mengaplikasikan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab di kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
























