KM Tilongkabila Alami Kendala, Agus Zuldi: Penumpang Bisa Lakukan Ini

Dnid.co.id, Bima – Pengoperasian KM Tilongkabila sementara waktu ditunda. Terutama saat mengangkut penumpang di Pelabuhan Bima. Pembatalan pelayaran Kapal milik PT Pelni itu karena dalam proses perbaikan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pelni Cabang Bima, Agus Zuldi Hermawan saat dikonfirmasi. Dia membeberkan bahwa KM Tilongkabila mengalami kendala operasional saat pelayaran dari Bau-Bau menuju Raha-Kendari – Luwuk-Gorontalo-Bitung tanggal 27 Juli 2025. Saat itu, KM Tilongkabila tidak dapat melanjutkan perjalanan dikarenakan harus dilakukan perbaikan.

“Penumpang dan muatan yang berada di atas KM Tilongkabila dialihkan dengan kapal lainnya untuk melanjutkan perjalanan sesuai tempat tujuan yang ada di tiket,” buka Agus Zuldi Hermawan kepada RRI Bima, Rabu (30/7/2025).

Atas kejadian tersebut, Agus Zuldi menyampaikan bahwa pengoperasian KM Tilongkabila ditunda sementara waktu sehingga berdampak pada keberangkatan penumpang dari Bima yang akan menggunakan KM.

“Jadwal KM Tilongkabila pada tanggal 5 Agustus 2025, 8 Agustus 2025, 19 Agustus 2025, 22 Agustus 2025, 2 September 2025 dibatalkan,” terang Agus Zuldi.

Sementara itu, Agus menyampaikan bahwa penumpang yang sudah membeli tiket maka akan dikembalikan uangnya. Oleh karena itu ia menghimbau kepada penumpang yang ada di wilayah Bima dan Dompu langsung mendatangi kantor Pelni Cabang Bima.

“Tiket dibatalkan refund 100%. Tiket dapat dibatalkan di kantor cabang terdekat dengan membawa KTP dan tiket/bukti pembelian, maksimal sampai H+2 tanggal keberangkatan,” tutup Agus.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 30 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri
Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WITA

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri

Selasa, 3 November 2026 - 13:46 WITA

Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 23:47 WITA

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming

Berita Terbaru