Konsep “5 Sila for SDGs” jadi contoh Negara Lain Menuju Pembangunan Berkelanjutan 

Bangkok,DNID.co.id – Kegiatan 5th International Youth Forum (IYF) 2025, agenda tahunan ini kembali digelar di United Nations Conference Centre (UNCC), Bangkok, Thailand 21-22 Agustus 2025.

Forum ini merupakan agenda dari gerakan global para pemimpin muda penggerak pembangunan dari berbagai Negara dengan beragam latar belakang yang bertujuan untuk menyatukan para pembuat perubahan dan kebijakan, serta inovator dari seluruh dunia selain itu IYF2025 adalah platform yang diharapkan berdampak konrit untuk mengatasi tantangan paling mendesak di dunia , mulai dari perubahan iklim dan ketidaksetaraan hingga inovasi dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui dialog yang kuat, kolaborasi strategis, dan tindakan transformatif. Forum ini menyalakan ide, energi, dan kepemimpinan yang diperlukan untuk mendorong perubahan global.

Beni Pramula Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fokal IMM yang juga merupakan President of Asian-African Youth Government AAYG 2015-2020 memaparkan Konsep dan Rumus “5 Sila for SDGs” di IYF-UNCC Bangkok Thailand.

“Setidaknya ada lima aspek yang perlu diimplementasikan yang dapat menjadi strategi penting untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). 5 aspek tersebut saya menyebutnya rumus 5 Sila for SDGs atau bisa juga disebut SDGs: Five Principles Plus Sila , yakni :

1. No Poverty (Tanpa Kemiskinan) : Mengembangkan program pelatihan keterampilan dan akses keuangan yang inklusif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat miskin.

2. Zero Hunger (Tanpa Kelaparan): Mengembangkan program pertanian berkelanjutan dan akses pasar yang lebih baik untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi kemiskinan.

3. Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) : Mengembangkan kebijakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan untuk mengatasi perubahan iklim.

4. Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan mengembangkan program pendidikan dan kesadaran tentang hak asasi manusia dan keadilan, serta meningkatkan akses ke sistem peradilan yang adil dan efektif.

5. Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Mengembangkan kemitraan antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta untuk mencapai tujuan SDGs dan meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara lembaga-lembaga yang terkait.

Beni juga jelaskan kelima rumus atau konsep yang telah di paparkan terinspirasi dan digalinya dari nilai-nila luhur yang terkandung dalam PANCASILA.

“Saya terinspirasi dan menggali konsep tersebut dari PANCASILA Panca berarti Lima, dan SILA berarti Prinsip , sedangkan PANCASILA adalah lima prinsip panduan bagi Bangsa Indonesia dalam mengatur Negara kita.’jelasnya.

“Hari ini saya tawarkan konsep tersebut, ” Lanjut dia, ” untuk di adopsi kepada Dunia guna mencapai agenda SDGs Nilai Pancasila relevan yang terdiri dari lima nilai inti , seperti :

First : Belief in God, Second : Nationalism, Third : Humanitarianism, Fourth : Democracy Fifth : Social Justice”.”ungkap nya.

Beni juga menerangkan bahwa Prinsip-prinsip Pancasila itu telah berperan penting dalam membentuk identitas bangsa Indonesia dan memandu Indonesia menuju masyarakat yang lebih makmur dan setara.

“Ketika kita melangkah maju, kita tetap berkomitmen untuk menegakkan prinsip-prinsip ini dan bekerja menuju masa depan yang lebih cerah bagi semua orang Indonesia. Lima prinsip Pancasila sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan menjadi landasan moral, serta etis bagi Bangsa Indonesia. “Ujar nya.

Dalam kaitan ini, konsep “5 Sila for SDGs” yang dipaparkan oleh Beni Pramula menunjukkan bahwa Pancasila memiliki relevansi yang kuat dengan agenda pembangunan berkelanjutan global. Nilai-nilai Pancasila seperti keadilan sosial, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia dapat menjadi landasan moral dan etis untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dengan demikian, Pancasila dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara lain dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan masyarakat yang lebih makmur, setara, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, konsep “5 Sila for SDGs” dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan agenda global untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 21 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Nur/red

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Syukuri UU Perlindungan Ketenagakerjaan Telah Disahkan 

Rabu, 7 Okt 2026 - 00:06 WITA

Sosial Politik

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Selasa, 6 Okt 2026 - 23:36 WITA

Serba-Serbi

Gerak Cepat Lapas Makassar Lakukan Asesmen terhadap 332 WBP, Ada Apa?

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:45 WITA