Tiga Orang Hilang Usai Demo, KontraS Duga Ada Penghilangan Paksa

Berita Harian, dnid.co.id – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) merilis laporan hasil kerja Posko Orang Hilang, Jum’at (12/09/2025). Posko ini dibuka sejak 1 September 2025, usai demonstasi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia untuk menerima pengaduan terkait orang hilang pasca rangkaian aksi demonstrasi pada 25–31 Agustus 2025.

KontraS mencatat lonjakan laporan hilangnya individu, terutama dari Jakarta dan Bandung yang menjadi pusat mobilisasi massa. Hasil pencarian dan verifikasi menunjukkan sebagian besar korban mengalami penghilangan paksa. Mereka ditahan aparat kepolisian secara incommunicado, yaitu tanpa akses komunikasi dengan keluarga maupun pendampingan hukum.

Kondisi ini membuat korban berada di luar perlindungan hukum dan rentan mengalami penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, serta proses hukum yang tidak adil dan transparan. Praktik tersebut memenuhi unsur penghilangan paksa sebagaimana diatur dalam Konvensi Internasional Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa (ICPPED), yang telah ditandatangani Indonesia pada 2010.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan ketiga orang hilang itu teridentifikasi berdasarkan laporan melalui posko pengaduan yang dibentuk oleh KontraS sejak 1 September 2025. Kabar terakhir ketiga orang itu berada di dua wilayah yakni Glodok, Jakarta Barat dan Kwitang, Jakarta Pusat.

“Tiga orang sampai saat ini belum bisa ditemukan,” ujar Dimas saat konferensi pers di Kantor Kontras, Jakarta, dikutip chanel YouTube Kontras, Jumat (12/09/2025).

Dimas menjelaskan, ketiga orang tersebut adalah:

1. Bima Permana Putra, hilang sejak 31 Agustus 2025, terakhir diketahui berada di sekitar Glodok, Jakarta Barat.

2. Muhammad Farhan Hamid, hilang sejak 31 Agustus 2025, terakhir terlihat di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

3. Reno Syaputradewo, hilang sejak 31 Agustus 2025, terakhir terlihat di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

Pada saat ini posko aduan orang hilang usai demonstrasi telah resmi ditutup. Namun, KontraS akan tetap melakukan advokasi serta pencarian terhadap 3 orang yang masih dinyatakan hilang usai demonstrasi besar dipenghujung bulan Agustus lalu.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 12 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: KontraS

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA